14 August 2005
Mubes, Musyawarah Besar Slemania 2005 yang diselenggarakan hari ini, Minggu 14/8 berjalan sukses. Dari dua pasangan yang mencalonkan diri sebagai ketua dan wakil ketua saling menyampaikan visi dan misi di depan 226 laskar Slemania.
Pada sesi pertama, ketua Formatur Mubes Joko Leysus membuka acara dengan memberikan sambutan nya dan berharap Mubes ini akan berjalan dengan lancar dan sukses. "ini merupakan tonggak sejarah bagi Slemania" ujarnya dalam sesi sambutan pembuka.
sementara pada sesi kedua dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib sembari menunggu hadirnya Ir.Trimurti Wahyu Wibowo untuk membacakan laporan pertanggung jawaban pengurus periode 2002-2005. Namun hingga pembacaan Tata Tertib selesai, Ketua Umum Dimesioner belum juga datang dan kemudian di sepakati dengan cukup membagikan laporan kerja pengurus kepada peserta Mubes.
Dalam pembahasan Tata Tertib Mubes berlangsung cukup alot. Beberapa kali interupsi silih berganti berdatangan. Salah satu nya berkaitan dengan hal pencoblosan.
Dalam tata tertib di ungkapkan bahwa tata cara pencoblosan dengan cara menulis atau mencoblos, namun pada pasal selanjutnya di atur tentang suara yang sah apabila tidak terdapat coretan di dalam kertas suara.
Aturan ini mengundang respon balik dari peserta yang berdalih bahwa terdapat kerancuan dalam tata tertib.
"kita sebenarnya mengantisipasi jika calon yang akan maju berjumlah sembilan, maka kami selaku formatur mensiasati dengan hanya menulis nama calon karena efisiensi kertas dan lain sebagainya, namun yang terjadi hanya ada dua pasangan" ungkap tim formatur.
keputusan akhirnya di ambil dengan cukup mencoblos tanpa adanya coretan di dalam kertas suara.
Berlanjut di sesi selanjutnya tentang pembahasan AD/ART Slemania. Pada sesi ini pun berjalan sengit, pasalnya sebagian peserta menghendaki pembahasan AD/ART di serahkan oleh ketua terpilih beserta dengan perwakilan korwil.
Pada tahapan selanjutnya tentang penjabaran visi dan misi oleh kedua kandidat. Dengan di topang panelis Sugiarto selaku sesepuh Slemania dan H.Mulyono selaku Manager PSS serta perwakilan Korwil, masing-masing kandidat menjawab pertanyaan-pertanyaan dari panelis maupun perwakilan korwil.
Setelah semua dinyatakan cukup, acara di lanjutkan dengan pencoblosan. Antusiasme peserta terbilang cukup tinggi karena dari total suara yang masuk hanya satu yang dinyatakan gugur.
[ by : aris ]


