13 July 2005
Pelatih PSMS Medan Sutan Harhara menyebutkan, hasil bermain seri 1-1 dengan PSIS Semarang akan dimanfaatkan untuk menunjang perjuangan anak-anak guna memetik kemenangan saat menghadapi lawan berikutnya PSS Sleman di Sleman.
Sutan Harhara yang dihubungi di Yogyakarta tempat mangkalnya rombongan PSMS Senin (10/7) malam, menanggapi peluang PSMS menghadapi tim tuan rumah menilai Rabu (12/7) besok, PSS Sleman merupakan tim tangguh dan lebih sulit menghadapinya dibandingkan ketika melawan PSIS Semarang.
Diakuinya dua hari istirahat setelah bertanding di Semarang, akan dimanfaatkan untuk mematangkan pemain khususnya pemain pengganti apabila pemain utama mendapat kendala atau cedera, sehingga tidak lagi menyulitkan kita seandainya ada masalah terhadap pemain utama.
Namun ditegaskan Sutan, saat ini para pemain dalam kondisi baik dan tidak ada yang cedera. "Mereka seluruhnya siap untuk ditampilkan menghadapi PSS Sleman," katanya. Dia menyebutkan, saat menghadapi tim Jenar Maesa para pemain yang diturunkan seperti penjaga gawang Joice Sorongan, Mahyadi Panggabean, Luis Eduardo, Mario Alberto, Restu Kartiko (bek), Legimin Raharjo, Sony Kurniawan, Alejandro Tobar (tengah), Saktiawan Sinaga/Alcidio Fleitas, I Komang Adnyana/Ilham Romadona, Christian Carrasco (penyerang) memang ada beberapa pemain diantaranya yang tidak bisa tampil seperti diharapkan.
"Kemungkinan untuk pertandingan Rabu besok pemain-pemain tersebut dipastikan tidak tampil dan untuk itu penggantinya sudah disiapkan," kata mantan pelatih Persikota itu. "Saya kira yang perlu disiapkan memang hanya pemain pelapisnya saja. Untuk tengah, kemungkinan saya akan mencoba Ilham Romadona sejak awal pertandingan. Sedang untuk pemain bawah maupun depan no problem," katanya.
PSS Sleman yang berhasil mengalahkan PSDS Deliserdang posisinya naik setingkat dalam klasemen sementara wilayah I (Barat), sebenarnya tim solid walau mereka sendiri berada di papan bawah. Keberhasilan mereka menang dari PSDS sesuai target mereka untuk menang dan meraih poin penuh (tiga), telah membuat Sutan harus berpikir dua kali untuk membuat strategi dan menurunkan pemain.
"PSS Sleman juga tim yang kerap menampilkan permainan keras, begitu juga semangat juang para pemainnya tidak pernah kendor hingga berakhirnya pertandingan," tambah Sutan yang dalam Liga kali ini merupakan kedua kalinya dipercayakan menangani PSMS.
Pada pertandingan ini, kata mantan pesepakbola nasional itu para pemain diminta tetap waspada sepanjang pertandingan, seperti ketika menghadapi PSIS mereka bermain sangat bagus. Mahyadi Panggabean dan kawan-kawan memiliki determinisi yang baik.
"Mereka benar-benar tegar tanpa tenpengaruh atas tekanan penonton yang begitu hebat, belum lagi tekanan wasit dengan banyaknya pelanggaran yang seharusnya tidak terjadi. Determinasi inilah kunci PSMS bisa meraih satu nilai, dan diharapkan menghadapi PSS hal serupa dapat dipertahankan," kata Sutan Harhara.
Ketatnya permainan yang diperagakan Mario dan kawan-kawan di barisan bawah, penentu keberhasilan membendung serangan-serangan PSIS. PSMS Medan saat ini telah mengkoleksi nilai 31 dari 17 kali tampil dengan sembilan kali menang dan masing-masing empat kali seri dan kalah, berada setingkat di bawah Persija Jakarta Pusat.
[ by : welldone, sumber: waspada.co.id ]


