13 March 2002
Setelah mengalami penundaan beberapa kali,akhirnya Slemaniac.com berhasil menggelar acara ‘chatting’ bersama pemain PSS dalam rangka menyambut putaran II kompetisi LIGINA VIII.
Acara chatting ini digelar Senin malam, 11 Maret 2002, mulai pukul 19.30 WIB hingga pukul 20.30 WIB. Dalam kesempatan perdana kali ini crew slemaniac.com berhasil menghadirkan Kahudi Wahyu Widodo, salah satu stopper andalan tim yang berjulukan “Super ELJA”, sebagai ‘guest star’.
Antusias para netter Slemania tenyata sangat besar dalam acara ini. Banyaknya chatters yang jumlahnya mencapai sekitar 25 orang ini, sempat membuat Kahudi kewalahan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan padanya. “Wah pertanyaannya banyak banget, jadi bingung harus njawab yang mana dulu!” komentar Kahudi yang kelihatan kebingungan untuk memberikan jawaban untuk para chatters.
Kahudi yang malam itu ditemani oleh Yudho Webmaster www.slemaniac.com menyatakan sangat senang dengan diadakannya acara semacam ini. “Acara kayak gini asyik juga selain kita pemain bisa langsung berkomunikasi dengan fans Slemania, juga mengenalkan kita dengan dunia Internet. Tapi mungkin harus lebih disosialisasikan lagi karena terus terang pemain bola nggak banyak yang mengerti dengan dunia Internet dan chatting seperti ini”, jawabnya saat ditanya pendapatnya tentang acara ‘Chatting bersama Pemain’ ini.
Selanjutnya Kahudi berharap acara semacam ini bisa terus dilaksanakan dengan menghadirkan pemain-pemain PSS yang lain secara bergantian. “Para pemain juga butuh hiburan di sela-sela jadwal kompetisi yang padat dan mungkin acara seperti ini bisa menjadi hiburan tersendiri bagi pemain ,” ungkapnya lagi.
Menanggapi pertanyaan-pertanyaan yang banyak diajukan oleh Slemania malam itu, Kahudi merasa sangat bahagia karena ternyata Slemania benar-benar sangat memperhatikan perkembangan PSS di samping memperhatikan pemain yang bersangkutan.
Beberapa pertanyaan yang diajukan malam itu memang kebanyakan menanyakan tentang persiapan PSS di putaran II nanti khususnya persiapan di pertandingan perdana putaran II melawan ‘saudara dekat’ PSIS yang akan digelar di stadion Mandala Krida 17 Maret mendatang. “Semua pemain sudah siap tempur melawan PSIS tanggal 17 besok, mohon doa restu Slemania semua agar PSS bisa meriah poin penuh di pertandingan perdana besok!!” jawab Kahudi menanggapi pertanyaan tersebut.
Selain itu, para chatters juga banyak yang mengajukan pertanyaan seputar pemain asing yang kabarnya sudah bergabung dengan PSS yaitu Jaldecir Jesus Dos Santos alias Deca. “Gimana menurut mas Kahudi dengan adanya Deca di PSS sekarang ?” tanya salah seorang chatters yang menggunakan nick ‘YUSTINO’. “Deca pemain yang bagus. Kualitas dia memang nggak perlu diragukan lagi. Tentu aja kita senang dengan kehadiran dia dan berharap dengan kedatangan dia di PSS bisa membawa PSS lebih baik lagi di putaran II ini.” Jawab Kahudi tegas.
Ketika ditanya lagi mengenai kabar bahwa di PSS saat ini tidak hanya Deca namun juga ada beberapa pemain asing lain yang juga ikut berlatih, Kahudi mengabarkan bahwa memang saat ini ada 3 orang pemain asing yang ikut berlatih bersama PSS di Tridadi, yaitu Jacksen F.Tiago mantan striker Persebaya beserta temannya dari Brazil bernama Adriano yang menempati posisi libero dan satu lagi bernama Viktor, yang dibawa oleh Deca dan juga berasal dari Brazil.
Viktor sendiri sudah terlebih dulu bersama Deca tiba di Jogjakarta seusai pertandingan PSS melawan GPD tanggal 4 Maret kemarin. Bahkan Deca dan Viktor sempat memperkuat tim Danagung Sleman saat melawan PSIM di Kalasan beberapa waktu lalu. “Tapi yang jelas sudah bergabung dengan PSS baru Deca. Mengenai pemain asing lainnya, silahkan ditanyakan ke manajer PSS Bp. Subardi.” Disinggung mengenai kemungkinan PSS mampu menembus babak 8 Besar, ia hanya berkomentar pendek, “Insya Allah..doain aja!!”
Kesempatan chatting ini juga tak disia-siakan oleh Slemania yang ingin mengetahui lebih jauh secara pribadi, stopper yang sudah dua tahun ini memperkuat tim “Laskar Sembada”. Bahkan ada seorang chatters yang menanyakan berapa besar gaji yang diterima oleh pemain muda berbakat ini. “Pokoknya cukup untuk makan lah “, jawabnya sambil tertawa.
Selain itu ada pula yang bertanya tentang pemain yang paling berbahaya yang pernah dihadapi sepanjang keikutsertaannya di LIGINA serta pemain favorit Kahudi. “Bako Sadissou dan Kurniawan menurutku pemain yang paling berbahaya yang pernah aku jaga. Kalau pemain favorit, aku suka Zanetti yang sekarang bermain di Inter Milan.” jawabnya lagi. Saat ada seorang chatters wanita dengan nick ‘sarie’ bertanya tentang pacar, Kahudi hanya menimpali dengan kalimat pendek, “Ada deh!!”.
Masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh para chatter seperti pertanyaan seputar rencana Kahudi ke depan, apakah masih akan bertahan di PSS di musim kompetisi tahun depan atau akan pindah manakala ada tawaran dari klub lain. Kahudi menjawab,”Tentu aja sebagai pemain professional aku nggak akan menolak jika ada tawaran yang lebih baik, tapi yang jelas aku ingin mendapatkan klub yang punya suasana kekeluargaan seperti PSS saat ini. Aku senang berada di PSS dan selalu siap untuk memberikan yang terbaik untuk PSS. I’ll do the best for PSS, Slemania and Jogja!!” Selebihnya, ketika ditanya mengenai obsesinya Kahudi hanya menjawab sederhana, “Aku ingin menjadi pemain yang baik.”
Sayangnya warnet yang digunakan pada acara ini mengalami gangguan ‘disconnected’ dan mengakibatkan jadwal chatting yang sekiranya dapat berlangsung 1 jam hanya mampu berjalan sekitar 50 menit. Untuk itu kami dari crew Slemaniac.com selaku penyelenggara acara ini mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada teman-teman Slemania yang mungkin belum sempat melakukan komunikasi langsung dengan pemain idolanya. Semoga di acara chatting mendatang akan dapat berlangsung lebih baik lagi.
[ by : ajoe ]


