14 October 2001
PSS Sleman untuk menyambut Ligina VIII saat ini sudah mencoret 10 pemain di Ligina lalu. Kesepuluh pemain ini merupakan para pemain cadangan dan eks pemain PSIM yang bermain di PSS SLeman. Menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya diantara pemain yang dicoret tersebut diantaranya Muslih yang saat ini sudah pulang ke Madura, Tri Basuki, Gatot Ismawan, Deddy Setiawan, Bambang Sumantri, Budiono, Heri Susilo Adi, dan Dwi Edo yang merupakan keeper ketiga PSS Sleman.
Sedangkan untuk pemain pinjaman PSS Sleman dari Persebaya Surabaya Nova Arianto akan pindah ke Persijatim Jakarta Timur. Sedangkan Fajar mengaku sudah ditawari oleh Persib dan Pelita, tetapi kemungkinan bersar pemain muda asal PSK Primagama ini tetap dipertahankan oleh PSS Sleman.
Untuk kakak kandung Fajar yaitu Seto Nurdiantoro kemungkinan besar tidak akan bermain di PSS Sleman. Dia ngebet kepingin masuk dalam skuad Macan Kemayoran Persija Jakarta. Seto sendiri sudah ditawari untuk bergabung dengan Arema dan Persebaya Surabaya.
Musikan ke Sleman
Bomber Persidekab Kabupaten Kediri Musikan bisa dipastikan akan bergabung dengan PSS Sleman. Negosiasi yang terjadi sudah mencapai 80 %. Musikan sendiri sudah melunasi hutang terhadap Persidekab karena dia sudah mengantar Persidekab ke Divisi Utama untuk Ligina VIII bersama PSIS Semarang.
Lobi yang dilakukan terhadap Musikan dilakukan saat Persidekab bertandang ke Jogjakarta melawan PSIM dalam kompetisi Divisi I. Dan sekali dayung dua tiga pulau terlampaui saat PSS Jr bermain di Kediri dalam babak 8 Liga Bogasari pihak manajemen PSS terus melobi Musikan yang terkenal ganas di depan gawang lawan.
Seleksi PSS
Untuk menambal kesepuluh pemain yang dicoret PSS berencana melakukan seleksi pemain pada 16-17 Oktober 2001. Pemain yang diseleksi meruapakn wakil dari klub Divisi Utama PSS yang masing-masing klub mengirimkan 2-3 wakilnya. Seleksi sendiri akan dilangsungkan di Stadion Tridadi pada sore hari.
Sementara sebanyak 15 pemain PSS tetap dipoertahankan untuk mengikuti Ligina VIII diantaranya adalah Kahudi, Eksan dan Bagong. PSS sendiri masih memakai pelatih kepala Suharno yang sudah terbukti ampuh mempertahankan PSS Sleman di kancah Divisi Utama Liga Indonesia.
[ by : wex ]


