12 May 2005
Menghadapi pertandingan PSS vs Persiba di ajang Liga Indonesia 2005, pengurus Slemania dan Paserbumi melakukan koordinasi di Stadion Tridadi, 12 Mei 2005. Rombongan Pengurus Paserbumi dipimpin oleh lurah Ari Pambudi dan carik Paryanto bertemu langsung dengan Ketua I Slemania Supriyoko, Ketua III Nanang Susanto, dan beberapa pengurus lainnya.
Dalam pertemuan tersebut kedua pihak melakukan sharing mengenai kondisi terkini tentang animo suporter, kapasitas stadion, dan pengaruh Pilkada. Selain itu juga dibicarakan mengenai hal-hal teknis mengenai penempatan, penjemputan, keamanan, dan harga tiket.
Dalam pembicaraan yang penuh keakraban tersebut, satu hal belum menemui kesepakatan adalah mengenai kuota. Slemania menginginkan kuota Paserbumi di Tridadi sama dengan kuota Slemania di Stadion Sultan Agung Bantul saat PSS bermain away ke Bantul. Pengurus Slemania menyatakan siap memberikan kuota maksimal 1000 orang di Tridadi. Namun, pihak Paserbumi belum dapat memberikan keputusan, mengingat kapasitas stadion Sultan Agung yang terbatas.
Pihak Paserbumi harus berkonsultasi dahulu dengan panpel Persiba, karena beberapa hari lalu pihak panpel Persiba menyatakan tidak bisa menerima suporter tamu karena keterbatasan tempat saat Persiba bertandingan menghadapi Persipur Purwodadi.
Hasil konsultasi akan dikomunikasikan dengan Slemania dan diumumkan bersama-sama melalui media massa.
[ by : pei ]


