Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Lapangan Mandala Krida Sangat Keras

10 March 2002


Tanah di Mandala Krida saat ini sangat keras. Kemungkinan besar hal itu disebabkan oleh adanya konser Pas dan Boomerang kemarin Jumat, 8 maret 2002. Konser tersebut diselenggarakan sore hari dan disaksikan ribuan penonton. Karena diinjak-injak ribuan orang maka tanah di lapangan pun terdorong ke bawah dan menjadi keras.

Belum cukup di situ, akibat dari pertunjukan musik ini, rumput di bagian tengah tepat di depan panggung pertunjukan, menjadi rusak dan mati. Ditambah lagi dalam beberapa hari ini kota Jogja tidak diguyur hujan sehingga tanah di sekitar lapangan pun menjadi retak-retak akibat kekeringan.

Akibat yang paling potensial dari keadaan lapangan ini adalah lapangan menjadi licin dalam keadaan kering. Selain itu apabila hujan turun, drainase Mandala Krida yang terbilang cukup bagus bisa menjadi sebaliknya. Sebab utamanya adalah rongga di dalam lapisan tanah bagian bawah mennjadi hilang karena tertekan saat diinjak-injak ribuan orang.

Beberapa orang yang bermukim di sekitar Stadion menyesalkan dengan adanya konser yang menggunakan Stadion Mandala Krida. "Sebaiknya pengelola stadion mengetahui bahwa dalam waktu ini stadion digunakan dalam kompetisi. Apabila ribuan massa menginjak-injak rumput sambil loncat-loncat pasti keadaan lapangan menjadi parah," ujar salah satu penduduk kampung Semaki, kampung di sebelah barat stadion.

Yang menjadi kekawatiran penduduk sekitar adalah bila PSS tidak bisa tampil maksimal karena keadaan lapangan yang tidak maksimal. "Kedatangan PSS di Mandala membawa dampak posistif bagi penduduk sekitar stadion. Usaha pakir dan menjual makanan bisa menjadi tambahan penghasilan bagi kami," tambah penduduk yang tidak mau disebut namanya.

[ by : yhewhe ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar