Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Catatan Perjalanan Tour Slemania ke Malang

15 February 2002


Kamis, 14 Februari 2002
01.15
2 Bis dan mobil pribadi berangkat dari Wahyu Motor Sleman, rombongan sempat kebablasan sampai ke Prambanan dan kembali menghampiri 17 Slemania (Mas Topas, crew Slemaniacom, Dading cs, Bendhot cs, Gdt cs, dll) yang berkumpul di Bogem, Kalasan.

04.20
Berhenti di Masjid An-Nur, Ngawi, Jawa Timur, untuk sholat Shubuh, buang air kecil, dan jajan.

05.15
Bis kedua (bersama beberapa kendaraan lain) dihentikan polisi dan ditilang karena melanggar marka jalan di hutan Saradan, Madiun. Setelah itu melanjutkan perjalanan dengan rute Caruban-Nganjuk-Kertosono-Jombang-Mojokerto-Gempol-Malang.

07.45
Bis berhenti di Gempol, Jalan Pasuruan-Malang, untuk sarapan dan memberi kesempatan sopir untuk istirahat.

09.15
Bis memasuki Malang, Bis pertama menuju Gajayana, sedangkan bis kedua menuju objek wisata Sengkaling, Batu.

10.40
Bis kedua sampai di Sengkaling, beberapa orang mengajak masuk objek wisata tapi ditolak. Akhirnya diputuskan hanya mandi, makan dan istirahat. Tidak beberapa lama Cak Marhais (Aremania) dkk datang dan menyambut Slemania.

13.00
Bis meninggalkan Sengkaling dan menuju Gajayana, dan sempat putar-putar kota karena tersesat...:)

13.50
Bis sampai di Gajayana, beberapa Slemania langsung cabut ke pasar dan plaza untuk belanja atribut arema.

14.30
6 orang Slemania yang menggunakan kereta api (Wildan dkk) datang dan langsung bergabung

15.00
Rombongan memasuki stadion Gajayana, dan menempati tribun terbuka, di belakang gawang utara.

15.40
Pertandingan dimulai

17.50
Slemania keluar stadion, ngobrol-ngobrol dengan aremania yang ada di luar stadion.

22.30
Rombongan berhenti di rumah makan di daerah Jombang.

Jum'at, 15 Februari 2002
03.15
Sampai di Perbatasan Sleman-Klaten, dan satu persatu mulai turun. Sampe Jumpa Dab!

[ by : pei ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar