Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

PSS Tidak Pernah Kalah Di Tangerang

07 July 2003

Kesebelasan kebanggaan masyarakat sleman dan jogja pada umumnya, PSS Sleman berhasil mencuri point pada tournya ke tangerang setelah berhasil menahan seri tuan rumah persikota pada pertandingan minggu sore (6/7).

Sebenarnya PSS mempunyai peluang untuk bisa mencetak gol ke gawang Persikota yang dikawal Jendri Pitoy apabila pemain depan PSS bisa lebih tenang lagi dalam memanfaatkan kemelut di depan gawang Persikota. Di awal babak pertama PSS yang didukung oleh kurang lebih 100 Slemania yang berasal dari wilayah jabotabek, cilegon, serang dan sekitarnya langsung mengambil inisiaif penyerangan.

Hasilnya pada menit 15 dari suatu serangan yang dibangun dari sayap kanan, Seto memberikan umpan lambung yang langsung disambar oleh sundulan Marcello berhasil merobek gawang Persikota, namun sayang posisi Marcello pada saat itu telah dianggap offside oleh hakim garis. Begitu juga dengan peluang yang diperoleh oleh Seto pada menit 20 babak pertama yang tinggal berhadapan langsung dengan kiper tetapi tendangannya masih lemah sehingga dapat ditangkap dengan mudah oleh Jendri Pitoy yang sore itu bermain sangat cemerlang.

Peluang PSS pada babak pertama tidak hanya sampai disitu, pertahanan Persikota yang terlihat kurang komunikasi berhasil dimanfaatkan oleh Marcello dengan mencuri bola dan langsung menggiringnya ke dalam kotak penalti namun sayang tendangan kaki kiri Marcello yang biasanya menjadi andalannya saat itu jauh dari mistar gawang Persikota.
Pada babak pertama ini praktis permainan berhasil dikuasai penuh oleh PSS karena barisan tengah dan depan Persikota berhasil dikawal mati pergerakannya oleh Deka yang lebih fokus pada pertahanan dan Kahudi yang berhasil mengawal ketat Gendut Doni.

Pada babak kedua, PSS terlihat berusaha untuk memperlambat tempo dan hal itu berhasil dimanfaatkan oleh anak-anak asuhan Rahmat Darmawan untuk mengambil inisiatif penyerangan. Tetapi karena penjagaan disiplin yang dilakukan oleh Kahudi, Lessy dan Andersson bahkan Marcello sering ikut membantu pertahanan, gawang PSS yang dikawal oleh kiper Edi Supriyadi tetap gagal di jebol oleh pemain-pemain Persikota. Penampilan Edi Supriyadi kali ini juga perlu diacungi jempol karena beberapakali berhasil mematahkan hasil tendangan Epalla Jordan meskipun dalam posisinya yang sudah mati langkah.

PSS pada babak kedua mempunyai dua peluang emas, pertama pada saat Marcello yang lolos dari jebakan offside langsung menggiring bola masuk kekotak penalti dan bola dioper ke Coly yang sudah berdiri bebas tetapi tendangannya berhasil di blok pemain lawan sehingga hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Peluang kedua didapat PSS pada saat pertandingan memasuki masa injury time, Slamet Riyadi yang masuk menggantikan Danang Yulianto mendapat umpan terobosan dari Seto dan langsung berhadapan dengan kiper tetapi tendangan kaki kanan Slamet dari sudut sempit berhasil ditangkap dengan mudah oleh Jendri Pitoy.

Hingga wasit meniup peluit akhir, hasil pertandingan tetap imbang tanpa gol. Hasil ini sudah patut disyukuri oleh kita semua karena tour ke kandang lawan PSS kali ini tidak pernah kalah.

PSS; Edi Supriyadi, Kahudi, M.Lessy, Andersson, Akmal/Aceng Juanda (85'), Suwitha Pata, Deka, Danang Yulianto/Slamet Riyadi (80'), Seto, Colly Misrun/Wahyu Teguh (75'), Marcello.
BRAVO PSS...BRAVO SLEMANIA...!!!
Tuhan Memberkati.

[ by : Rudy ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar