11 January 2002
Kalah menang dalam pertandingan perdana harus diterima dengan legowo. Hal ini diungkapkan oleh Suharno, Pelatih PSS Jogja. ''Kalah menang sudah bisa terjadi di pentas olahraga, kalau kalah saya harus legowo menerima kenyataan. Tidak memuji PSIS, memang tim yang dilatih oleh Halilintar ini tim yang bagus. Tetapi kami tidak akan menyerah, sebelum pertandingan berakhir, yang jelas kami tidak mau kalah,'' ucap Suharno
Menurut Suharno, pertemuan dua tim tersebut akan berjalan cukup menarik, karena sama - sama mengandalkan teknik, dengan memperlihatkan main bola yang benar.
''Sebagai pelatih, kami juga tahu celah - celah yang akan bisa dimanfaatkan oleh tim kami, tetapi tidak perlu kami bocorkan sekarang. Mudah - mudahan saja, anak - anak bisa menjabarkan strategi yang kami maksud, saat di lapangan nanti,'' paparnya.
PSS tetap akan terus menjalin hubungan baik dengan PSIS, untuk saling membantu, karena Suharno sudah mengintip persiapan tim - tim yang ada di Grup A, sambil pulang kampungnya, Sidoharjo, nonton uji coba.
''Kami siap membantu PSIS kalau diminta. Beberapa tim di Grup A, sudah pernah kami lihat. Gelora Delta mempunyai persiapan yang bagus, ketika uji coba melawan Persegres Gresik, menang 3 - 0,'' kata Suharno.
Dari hasil pengamatannya, PSIS mengalami kemajuan yang berarti, dari pada sebelumnya. Baik uji coba di Semarang, di Stadion Tridadi Sleman, terakhir di Piala Keraton Ngayogyakarta I, di Stadion Mandala Krida.
''Saya tidak basa basi, secara jujur kami mengakui PSIS mengalami banyak kemajuan, jauh berbeda dari sebelumnya. Peluang yang dimiliki cukup banyak, PSIS pantas mendapat penalti, karena Tugiyo dijatuhkan di kotak penalti,'' tutur Suharno, Jumat (11/1).
Mantan gelandang Niac Mitra Galatama Surabaya ini, tidak mau menjadikan alasan, dari hasil tiga kali pertemuannya, PSS unggul 2 - 1. Di Semarang PSIS menang 1 - 0, di Sleman PSIS kalah 0 - 1, di final Piala Keraton menang 1 - 0.
''Juara Piala Keraton bukan jaminan. Tentunya, Halilintar sudah menyiapkan strategi, apa lagi sekarang PSIS sudah banyak mengalami perubahan. Tetapi, kami tetap akan menyuguhkan pertandingan yang bermutu, supaya enak dinikmati,'' ujarnya
PSIS Bawa 20 Pemain
Sementara itu, PSIS Semarang membawa 20 pemain untuk menghadapi PSS di Stadion Sapta Marga Akademi Militer (Akmil) Magelang, Minggu nanti. "Berdasarkan Peraturan PSSI, setiap tim dibenarkan membawa 18-20 pemain, sehingga kami membawa 20 pemain ke sana, Jumat pagi. Soal penginapan, kita belum tahu dimana," kata Pelatih PSIS, Halilintar Gunawan, Kamis.
Soal susunan pemain yang bakal diturunkan pada pertandingan perdana mendatang, Halilintar mengatakan, itu akan disusun kemudian. Yang penting para pemain yang dibawa ke Magelang adalah mereka yang benar-benar siap bertanding. Perkiraan pemain yang bakal diturunkan: M Halim (kiper), Bonggo Pribadi, Wasis Purwoko, Hery Ismanto, Restu Kartiko, Alexander Pulalo, M Ridwan (belakang). Sedangkan Arlison De Oliveira, Setiawan, Firman Sukmono, Untung Sudrajat (gelandang), serta Tugiyo, Gbeneme Friday atau Otto Weach (lini depan).
Diambila dari berbagai sumber!!
[ by : crew ]


