Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Sepakbola Itu Demokratis

22 November 2002

Tidak hanya di kancah perpolitikan saja kita mengenal istilah demokratis. Setidaknya di sepak bolapun kita mendengar hal serupa.

Tengok saja manajer PSS Sleman, Subardi, yang melontarkan ide-ide cemerlang dengan mengajukan sistem kompetisi menjadi satu wilayah ternyata belum bisa terealisir. pertemuan tim-tim peserta liga Rabu 20/11, ternyata belum bisa memecahkan persoalan yang di hadapi.

Entah sadar atau tidak,hinga kini PSSI belum bisa menuntaskan format kompetisi yang segera harus di selesaikan tanpa harus ada klub yang merasa di rugikan.Pada hal rencana akan bergulirnya kompetisi tinggal dua bulan lagi.

Manager PSS Sleman, Subardi mengatakan bahwa sistem kompetisi satu wilayah itu jelas menguntungkan secara nasionalisme. pasalnya dengan menonton semua klub yang bertarung di liga dan berasal dari berbagai daerah akan bisa menambah rasa persaudaraan dan merekatkan persatuan antar tim yang selama ini tidak pernah bertemu.

Di lanjutkan pula, manajer PSS yang juga menjabat sebagai sekretaris Akpro ini beranggapan bahwa satu wilayah mempunyai banyak keuntungan yang akan di dapat oleh tim. setidaknya ada 11 keuntungan yang akan di dapat.

Sementara untuk format kompetisi dua wilayah hanya 4 keuntungan yang akan di peroleh tim peserta. Berangkat dari sinilah Subardi terus mengupayakan agar sistem kompetisi satu wilayah dapat di jalankan.

Nah, dengan beberapa segi keuntungan, sebaiknya PSSI yang menurut rencana akan memutuskan format kompetisi hari ini, Jum'at 22/11, agar mendengarkan aspirasi klub."saya berharap pengambilan keputusan bisa arif dan bijaksana" tambah Subardi...Ya sepakbola itu Demokratsi Bung..!!

[ by : risfiya ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar