10 January 2002
Pertandingan perdana PSS Jogja melawan tuan rumah PSIS Semarang dipastikan bertanding tanpa penonton di Pati, Jawa Tengah. Upaya PSIS merayu PSSI untuk memberikan keringanan hukuman menemui jalan buntu sehingga 2 partai perdana PSIS Semarang harus tanpa penonton dan dilangsungkan di tempat yang berjarak 100 km dari Semarang.
Hukuman ini tentu saja menjadi keuntungan bagi PSS Jogja karena bertanding tidak dalam tekanan penonton Semarang yang terkenal fanatik. Pati yang sebagai temapt dilangusngkannya partai Laskar Sembada ini bisa menyuntik semangat Adi Pranugroho karena kota kecil di sebelah timur Semarang ini merupakan tempat kelahiran gelandang serang PSS JOgja.
Hukuman terhadap PSIS ini berkaitan dengan kerusuhan di Stadion Jatidiri Semarang pada putaran 8 besar Divisi I tahun 2001. Para supporter PSIS Semarang yang kecewa timnya bermain sabun melawan Perserang Serang beramai-ramai membakar stadion.
Tim PSS akan bertolak ke Semarang pada Jumat sore (11/01/02) dari Sleman. Sebelumnya pada Kamis malam sebelum berangkat skuad PSS akan dijamu oleh Bupati di Rumah dinas Bupati Sleman. Tumpengan Selamatan tanda dimulainya Ligina VIII menjadi acara puncak pada pertemuan tersebut disertai dengan doa agar PSS bisa berprestasi lebih baik pada Liga kali ini.
Eksan Absen
Bomber PSS Jogja yang pernah mengantongi top skor Divisi I tahun 1999 dipatikan absen dalam tur PSS ke Semarang. Dia mengaku belum sembuh benar dari penyakit dompo/herpes yang menimpanya dalam sebulan ini. "Wah yang di punggung masih terasa nyeri," keluhnya.
"Saya tidak mau ikut ke Semarang kalau hanya menonton, nanti malah kepingin main kalau di sana. Jadi mendingan di rumah saja", tambah Eksan yang berjanji akan turun ketika PSS menjamu Persijatim Solo FC pada 20 Januari 2002 di Mandala Krida.
Ketiak dimintai pendapatnya antara main di Mandala dan Tridadi dia menjawab sama saja antara main di Tridadi maupun di Jogja. "Yang penting masih di Jogja dan disukung Slemania penampilan PSS pasti akan maksimal," kata Eksan.
Dia berjanji akan mempersembahkan yang terbaik kepada Slemania pada pertandingan kandang pertama. "Doakan saja penyakit saya cepat sembuh. Saya akan membayarnya dengan tampil maksimal besok minggu depan," janji Eksan.
Slemania Urungkan Niat
Kelompok Supporter Slemania mengurungkan niat untuk melancong ke Semarang pada partai pembuka Ligina VIII menyusul hukuman PSSI kepada PSIS Semarang dengan pertandingan tanpa penonton. Slemania pusat padahal sudah menyiapkan sedikitnya 10 bis untuk berangkat ke Kota Atlas.
"Mau bagaimana lagi, Kita harus bersabar sampai 20 Januari untuk menyaksikan penampilan Seto dkk," ujar salah satu anggota Slemania Tjaboel di Bonbin Sastra UGM, markas Slemania Cabang Bulaksumur. PSS Sendiri akan melangsungkan pertandingan kandang pertamanya pada tanggla 20 Januari 2002 dengan menjamu tim tetangga Persijatim Solo FC.
Bisa diperkirakan ribuan supporter Pasoepati akan berbondong-bondong menuju Jogja untuk mendukung kesebelasan asal Jakarta Timur ini. Jadi tunggu saja tanggal mainnya!!!!
[ by : yw ]


