12 October 2011
Manajemen PSS Sleman mulai gencar melobi perusahaan swasta untuk mendanai kompetisi mendatang. Hal itu mereka lakukan sambil menunggu kejelasan kompetisi dari PSSI. General Manager PSS Sleman, Djoko Handoyo menjelaskan, kucuran dana segar dari swasta sangat dibutuhkan mengingat tidak ada alokasi dana bagi Super Elja dari APBD Sleman. "Kami sounding-sounding pendanaan [swasta] karena mesti butuh dana, kan tidak ada dari APBD," katanya saat ditemui di kantor DPRD Sleman, Selasa (11/10).
Beberapa perusahaan yang dilobi, kata dia, berada di wilayah Sleman dan luar Sleman. Menurut Djoko, lobi yang dilakukan hanya sebatas ngobrol dengan stakeholder yang bersangkutan. Belum ada pembicaraan serius untuk mendanai tim sepakbola kebanggaan Sleman ini. Pasalnya, manajemen belum siap arah PSS ke depan mengingat belum jelasnya kompetisi. "Habis bagaimana, ditanya seperti apa rencana anda, lagi-lagi saya jawab nunggu PSSI. Yang jelas level dua bukan pro 1," imbuh Djoko yang juga menjabat Asekda Bidang Administrasi tersebut.
Menurut Djohan, panggilan akrab Djoko Handoyo latihan terus berlangsung namun belum ada kontrak pemain. Kontrak pemain akan dilakukan setelah kebijakan PSSI jelas. Sejauh ini juga tidak ada klaim atau protes dari pemain menanyakan belum ada kontrak. "Belum ada kontrak, selama ini tidak ada klaim atau protes dari pemain," terang Djohan.
[ by : Harian Jogja/Akhirul Anwar ]


