Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Klub Anggota PSS Tanggapi Merger

13 September 2011

Merger antara PSS Sleman dan Real Mataram tetap berjalan jika manajemen Real bisa memenuhi persyaratan PSS. Bila tidak, PSS akan menentukan nasibnya sendiri, walaupun kelak harus main di Level II atau mungkin di amatir. Hal itu disampaikan dalam pertemuan manajemen PSS dan anggota klub Pengcab PSSI Sleman di Rumah Dinas  Bupati Sleman, Minggu (11/9) malam.

Pertemuan dihadiri pengurus 88 klub anggota PSS, pengurus Pengcab dan KONI Sleman. Pertemuan juga dihadiri Bupati Sleman Drs Sri Purnomo beserta Wabub Yuni Satya Rahayu, Ketua Dewan Kuswanto,  pendiri PSS H Surya Saryono serta Muspika. Menurut Bupati, merger harus saling menguntungkan, karena itu harus dimatangkan.

General Manajer PSS R Joko Handoyo SH dalam paparannya yang dibantu  Joko Waluyo mengatakan, sampai saat ini merger memang baru sebatas kesepakatan untuk mendatarkan ke  PSSI. Hal-hal masih harus dibicarakan dan kalaupun  akhirnya tak ada titik temu tidak ada sanksi hukum bagi kedua belah pihak.
Dalam waktu dekat manajemen PSS akan segera bertemu dengan Real Mataram untuk mematangkan kesepakatan atau mungkin malah sebaliknya.
Pada pertemuan kemarin klub-klub  diberi kesempatan untuk  menanggapi paparan.  Apohidito dari KKK menyampaikan, kalau sasaran PSS adalah prestise  maka memang harus ke Level I. Namun jika sasarannya pembinaan, sebaiknya PSS masuk Level II dulu dengan materi dari Sleman sendiri dan  harus punya target ke Level I.

Sedang Santosa dari Satria Pandawa mengatakan, PSS harus bisa ke Level I, karena dengan modal tiga aspek yang dipunyai PSS harus mempunyai daya tawar yang tinggi dan bisa naik ke Level I. “Jika Persiba Bantul bisa, kenapa PSS tidak?” ujarnya. Sedang Jafron dari CMB Berbah mengusulkan agar PSS tetap mencoba melakukan merger dengan Real dan berkompetisi di Level I. Bisa dicoba setahun dulu, bila nanti saling menguntungkan bisa diteruskan, jika tidak bisa ditinjau lagi.               

[ by : kedaulatan rakyat ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar

Zamrudi Rizky Putra di Sleman | 13 Sep 2011 02:55:56
setuja ,kesepakatan harus menguntungkan kedua belah pihak ..
Gan_Slemania di sLeman,Turi | 13 Sep 2011 03:46:11
Sakjane ki sopo to ra kepengen PSS nang Level 1 ben rame meneh dan tunjukkan kalo PSS punya daya Saing tinggi,, tp yo monggo lah manajemen yg tau situasine kepiyene, yo mugo2 kui apik go kabeh wae !!! "Wes Suwe Aku Ngenteni PSS awan bengi tansah tak pikerke,, nengkene kabeh dukung Rame2 ben PSS dadi nomer siji"...
nano di jogja | 13 Sep 2011 04:24:57
kenapa tidak mengikuti jejak Persiba yg lahir setelah kita? ndak malu pho? jangan buat kita warga sleman kecewa utk apa main di level 2 stadion sebagus itu kok modale dengkul..saya warga sleman merasa kecewa.
yang penting di serius | 13 Sep 2011 07:48:08
kalo liat manajemen seperti yang sekarang, mending kita langsung pro 1 saja. saya agak ragu kalo kita mulai dari pro 2 malah g bakalan bisa naik karena klub tidak diurusi dengan serius. Malah kalo di pro 1 mungkin bisa diurus dengan lebih serius karena lebih punya nilai jua dan target yang jelas. Kalopun manajernya harus mbah Mul lagi menurut saya yo gak masalah. Toh dia orang sleman, pernah jadi manajer PSS. punya usaha di sleman juga. Liat 1 musim nek g becus yo diganti. Gitu aja kok ribut...
Admaja di Sleman | 13 Sep 2011 10:14:52
mu memajukan sepak bola sleman atau mencari untung.......kasihan klub klub dari pengcab, saya yakin semua juga mengidolakan PSS sleman sebagai muara dari mereka berkompetisi, ..merger bagus tapi jangan melupakan bibit unggul Sleman,.....harus memenuhi amanat rakyat Sleman
Slemania Semarang di Semarang | 13 Sep 2011 10:26:04
Setuju sama mas yang penting serius Di Level II dipastikan akan semakin susah ke Level I tanpa manajemen yg kuat plus pendanaan yg kuat!!! sepakat di Level I!!
udin di sleman | 13 Sep 2011 10:26:52
setuju, 50-50 untuk pss-real. ini kesempatan PSS kmbali berkiprah di kasta persepakbolaan tertinggi di indonesia. jgn hanya mencetak pemain aja, setelah jadi pemain langsung pindah ke klub lain kita malah tidak pernah menikmati pemain kita sendiri. suporter PSS sangatlah banyak jika bisa mengelola pasti bisa menghidupi klub itu sendiri. terimakasih, semoga semua pengurus bisa memanfaatkannya demi kemajuan sepakbola baik di DIY dan INA.
el nino di gkfc | 13 Sep 2011 11:05:48
nek pro2 trus ngandalke pemain asli sleman susah naeknya,apalagi tidak didukung dana yang kuat.Misalkan pembinaan pemain2 sukses,paling2 pemaine trus do mlayu golek klub sing wani gaji gede.
bandoi di jakarta | 13 Sep 2011 11:15:11
mbiyen aku kuliah ta kalahke demi nonton PSS wktu isih di level 1, kerjo jg akeh mbolose... tapi suwe2 maine mboseni, ora ono prestasi... mugo ono kebijakan sik apik nggo PSS... nek jd maen di pro 1, bakal loyal lagi..