Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

PSS Bermain Imbang 0-0 lawan GPD

13 October 2002

Masa liburan kompetisi yang kini tengah berjalan tak bisa di gunakan pemain maupun tim untuk bersantai-santai. PSS Sleman salah satunya, bermain dengan klub GPD Sidoarjo pada partai uji coba menjelang bergulirnya kompetisi liga yang berkesudahan imbang tanpa gol kemaren sore menjadi contoh keseriusan klub dalam mempersiapkan formasi tim terbaik.

Bermain di hadapan pendukung slemania PSS yang musim depan di arsiteki oleh pelatih Yudhi Suryata sejak menit-menit awal pertandingan sudah menekan ke jantung pertahanan tim asuhan Suharno ini.

Serangan-serangan Seto-coly yang di dukung oleh motor serangan Claudio-Aceng dan Danang lebih banyak bervariasi ketimbang tim tamu GPD Sidoarjo. PSS yang lebih banyak mengoptimalkan ke dua wing beknya selalu membahayakan namun bola mudah saja di patahkan dan selalu kandas di kaki zaenuri maupun pemain jangkung Euller Corea.

PSS sebenernya mendapat peluang emas di akhir babak pertama. Tembakan keras yang di lepaskan Seto Nurdiantoro masih belum bisa merubah kedudukan hingga babak pertama usai.

Sebaliknya GPD yang di motori mantan pemain PSS Sutaji yang juga merangkap sebagi kapten hanya mengandalkan bola-bola tinggi untuk bisa mencetak gol. Namun karena ketatnya penjagaan pemain belakang PSS duet penyerang pemain Jangkung Michael Babouken dan Marcos sepuluera gagal mempersembahkan gol buat GPD.

Di awal babak kedua, nampaknya ke dua tim tidak menyi-nyiakan uji coba ini. Kedua tim memasukkan pemain pengganti. PSS yang menarik Claudio dan memasukkan Fajar Listiantoro dan GPD yang memasukkan Fahrudiin yang menggantikan Babouken serta Miftahul Huda yang di gantikan oleh soroso membuat permainan terus berkembang.

Namun permainan cantik yang di peragakan ke dua tim itu pun tidak berlangsung lama. Lemahnya kondisi fisik pemain ikut mempengaruhi jalannya uji coba ini. Permainan akhirnya monoton seringkali terjadi umpan-umpan yang tidak akurat dan menjurus keras.

Ini bisa terbukti dengan di keluarkannya empat kartu kuning oleh wasit Aris Junaidi yang masing-masing di berikan kepada Andri Budiyanto dan Jefri dari GPD serta Mauly Lessy dan Colly Misrun untuk PSS. Kedudukan pun tidak berubah 0-0 hingga wasit meniup peluit panjang.

PSS : Didik Tri Yulianto,Muhammad "bagong"Ansori, Dwi "ambon"Prasetyo, Kahudi (C), Dedy Setiawan, Maly Lessy, Aceng Juanda, Danang Yulianto, Colly Misrun, Seto Nurdiantoro/M.Eksan, Claudio/Fajar Listiantoro.

GPD : Agung Prasetyo, Anang Ma'ruf, Miftahul Huda/Soroso, Zaenuru/Ungky Prasetyo, Euler Correa/Subaktiar, dwi Santo, Sutaji (C), Andri Budianto, Jefri Dwi Hadi, Marcos Sepuluera/Nurkholiq, Michael Babouken/Fachruddin.

[ by : risfiya ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar