06 March 2008
Setelah menyelesaikan seleksi, pelatih PSS Sleman Iwan Setiawan telah memilih 21 pemain untuk ditindaklanjuti dengan negosiasi oleh manajemen. Ia juga berharap bisa tercapai kesepakatan dalam proses negosiasi karena jika gagal, membuat pelatih harus mencari pemain lagi dan bisa mengubah program yang telah direncanakan. Hal itu dikatakan Iwan seusai seleksi terakhir di Stadion Tridadi, Sleman, Rabu (5/3) kemarin. Menurutnya dari 21 pemain itu, sebagian besar merupakan pemain yang telah direkomendasi sebelumnya ditambah pemain yang masuk tanpa rekomendasi dan pemain U-23 PSS.
”Dari 21 pemain itu akan ditambah dua pemain yang masih harus dibicarakan dulu dengan manajemen, selain itu juga masih akan ditambah pemain magang,” ujarnya. Bila ada pemain yang tak bisa deal, terpaksa PSS harus mencari lagi pemain, namun tak lagi dengan seleksi tetapi dengan mencari pemain jadi. Ini dilakukan karena Iwan takut bila ada seleksi lagi, maka yang datang adalah pemain yang berasal dari divisi II atau III yang belum pernah main di Liga Utama.
Dalam daftar 21 pemain tersebut juga terdapat 4 nama pemain yang sudah menjadi punggawa musim lalu yakni, Slamet Nurcahyo, Galih Sudaryono, Agung Prasetyo, Agus Purwoko "Grandong", Imam Rochmawan. berdasar isyarat yang diberikan Iwan Setiawan, pemain yang masuk dalam daftar dan untuk segera ditindak lanjuti adalah Andi Setiawan (Penjaga Gawang/Persiku Kudus), Syahroni, Eko Prasetyo, Leo Saputra, Nurul Huda, Asri Akbar, Firman Usman, Ahmad Affandi, Ricky Ohorela (Persibom), M.Irfan (PSIM), Ferry Setiawan, Ari Supriyatna, Andri Yoga, Urip Istiaji, Zaenal Anwar, Fahrudin (PSS U-23).
Untuk program latihan dan pre session akan dimulai tanggal 13 Maret mendatang, sehingga diharapkan nantinya jika pemain-pemain yang telah direkomendasikan tersebut tidak deal dengan manajemen maka Iwan minta pemain yang sudah betul-betul jadi, tidak harus pemain bintang, namun dia termasuk tim inti di klubnya.
[ by : boy/admin ]


