02 December 2007
Tekad Sriwijaya FC (SFC) untuk meraih kemenangan lagi, gagal terlaksana. Usai menaklukkan Persib 1-0, Selasa lalu, tim yang mempunyai julukan Laskar Sriwijaya ini kemarin harus mengakui keunggulan tuan rumah PSS Sleman, dalam lanjutan Liga Djarum Indonesia (LDI XIII) dengan skor 2-0.
Absennya 7 pemain inti, Firmansyah, Oktavianus, Worabay, Toni Sucipto, Alamsyah Nasution, Benben Berlian, dan Obiora, serta menurunnya performa pemain yang berlaga, menjadi penyebab kegagalan. “Stamina pemain memang sedang menurun. Itu karena recovery fisik seusai lawan Persib memang sangat kurang,” ungkap tactician Rahmad Darmawan, seusai pertandingan.
Namun, secara keseluruhan Rahmad memuji penampilan PSS yang sangat agresif. Kemenangan memang pantas didapatkan tim asuhan Rudi Keltjes. “PSS pantas menang. Mereka tampil lebih agresif, terutama di babak kedua. Tapi sayang soal wasit, tadi sempat saya tanyakan ke wasit, apa aturan soal off side sekarang sudah berubah,” lanjut eks pelatih Persija itu.
Pada menit ke-53, Niene Mamadou membuka keunggulan PSS dengan tiga kali sentuhan bola. Berawal dari umpan jauh Imam Rochmawan yang berhasil disambut Gaston Castano dengan baik. Assist matang pemain yang absen lawan Persitara ini, memudahkan Mamadou mencetak gol.
Gol kedua PSS yang dicetak Fajar Listiyantara, di 10 menit akhir pertandingan berawal dari umpan datar Niane Mamadou kepada Fajar. Dikira Offside, para pemain Sriwijaya hanya terdiam. Dengan sekali keeping, Fajar mengecoh Feri Rotinsulu. Tak ayal akibat hal tersebut menimbulkan protes Sriwijaya FC.
Kemenangan ini membuat rasa percaya diri pasukan Elang Jawa kian meningkat. Setidaknya donasi tiga poin mengangkat posisi PSS, naik ke peringkat 12. Dengan 40 angka yang dikumpulkan, selisih poin dengan tim yang menduduki zona Superliga tinggal 3 angka. “Peluang masuk Superliga masih ada. Meski itu cukup berat, tapi kami tetap optimistis,” lanjut Rudi.
“Saya senang anak-anak main dengan konsentrasi. Mereka bisa mematikan serangan Sriwijaya FC, yang digalang Keith Kayamba dan Zah Rahan,” ucap head coach PSS, Rudi Keltjes.
Kemenangan PSS juga mengembalikan kerinduan ribuan Slemania setelah lama rindu kemenangan di Stadion Maguwoharjo, usai masa libur lebaran. Lebih membahagiakan lagi, pada laga kemarin, tidak ada satupun pemain yang menerima kartu kuning. “Karena tidak ada yang menerima kartu, untuk away ke Pelita Jaya nanti, kami bisa memainkan seluruh pemain terbaik kami. Itu berarti ada modal bagus untuk laga berikutnya,” papar Rudy.
Data dan Fakta
PSS: 2
Pencetak Gol: Niane Mamadou (53’), Fajar Listiyantara (81’)
Susunan Pemain: Galih (K), Oyedepo, Aang/Zaenal F (59’), Ferry Setiawan (B), Agus Purwoko, Andre Yoga, S Traore, Choirul Anam/Imam Rochmawan (34’), Slamet Nurcahyo (T), Gaston Castano/Fajar Listiyantara (68’), Niane Mamadou (D)
Pelatih: Rudi Williams Keltjes
Sriwijaya FC: 0
Susunan Pemain: Ferry Rutinsulu (K), Amrizal/Safrudin (66’), Charis Yulianto, Isnan Ali/Dhian Fahrudin (81’), Renato Elias (B), Korinus Fingkrew/Eki Nurhakim (57’), Slamet Riyadi, Wijay, Zah Rahan (T), Kieth Kayamba, Lenglolo (D).
Pelatih: Rahmad Darmawan
Tanggal : 1 Desember 2007
Tempat : Stadion Maguwoharjo Sleman
Wasit : Daryanto
Cuaca : Cerah
Penonton : 25.000 orang
[ by : admin ]


