Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Indonesia Rebut Piala Hassanal Bolkiah ASEAN 2002

27 August 2002

BRUNEI – Mimpi Indonesia untuk berprestasi diajang internasional akhirnya terwujud. Timnas U-21 Indonesia berhasil menorehkan tinta emas dengan merebut Piala Hassanal Bolkiah setelah membungkam perlawanan Thailand 2-0 dalam Final Turnamen Hassanal Bolkiah U-21 ASEAN 2002 di Stadion Negara Hassanal Bolkiah, Brunei Darussalam, Senin (26/8) malam. Pesta kemenangan Indonesia dikancah persepakbolaan ASEAN ini terwujud lewat gol yang diciptakan Johan Prasetyo (Arema) di menit 21 dan Rahel Tuasalamony (Persebaya) di menit 74, "Saya sangat bahagia karena kita telah menunjukkan bahwa kita masih yang terbaik dikawasan ASEAN," tegas Manajer Timnas U-21 Indonesia, Irawadi D. Hanafie dengan nada terharu.

Selain membawa pulang trophy Sultan Hassanal Bolkiah berikut hadiah uang tunai sebesar 20.000 dollar Brunei, perjalanan Timnas U-21 dalam turnamen ini terbilang sempurna. Bayangkan, tidak satu gol-pun yang mampu disarangkan lawan selama enam kali pertandingan. Pertandingan pertama, Indonesia menggulung Filipina dengan skor fantastis 10-0, pertandingan kedua, Indonesia menundukkan Vietnam 1-0, pada pertandingan ketika, Indonesia mengalahkan Singapura 2-0, sedangkan di pertandingan terakhir penyisihan Grup B maupun semifinal, Indonesia berhasil membungkam Thailand 1-0 dan Malaysia 1-0.

Walaupun turnamen Piala Sultan yang bertajuk ‘Hassanal Bolkiah Trophy for U-21 ASEAN Youth Football Championship 2002’ ini bisa dibilang turnamen ‘kecil’, namun, bagaimanapun juga, prestasi yang diraih ana-anak asuhan Bambang Nurdiansyah ini patut diacungkan jempol. Betapa tidak? Ditengah krisis prestasi yang dialami persepakbolaan nasional, ternyata pasukan usia muda Indonesia ini mampu meraih prestasi puncak. Perjuangan yang diraih Rahel Tuasalamony dkk sungguh layak untuk dibanggakan, apalagi tim ini merupakan tim yang menjadi kekuatan persepakbolaan Indonesia di masa depan.

Salut dan hormat juga layak diberikan kepada Pelatih Bambang Nurdiansyah, yang timnya tak pernah kalah sejak ‘direbutnya’ dari tangan Bernard Schumm (Jerman). Di Pra Piala Asia U-20 di Bangkok, timnya tak teralahkan, termausk menahan imbang tuan rumah 0-0. Sayang gagal karena kalah selisih gol. Ucapan selamat juga layak diberikan kepada Manajer Timnas U-21, Irawadi D Hanafie yang secara terus menerus menangani tim ini, sejak dipermalukan Thailand di Piala ASEAN 2002.

Irawadi D. Hanafie, selaku Manajer Timnas U-21 Indonesia, adalah sosok yang paling berbahagia, karena gelar juara yang diraih anak-anak asuhnya di ajang Piala Sultan Brunei ini merupakan prestasi tertinggi yang berhasil dicapai selama memimpin Timnas Indonesia dipentas internasional, "Yang pasti saya berbahagia, karena anak-anak telah menunjukkan permainan yang luar biasa. Mereka layak untuk dibanggakan," ungkap Irawadi.

Sementara itu, asisten pelatih Timnas U-21, Arjuna Rinaldi yang mewakili Bambang Nurdiansyah mengatakan bahwa kemenangan yang diraih anak-anak asuhnya merupakan kemenangan dari hasil perjuangan yang luar biasa, "Saya kaget melihat penampilan anak-anak di final ini, mereka tampil luar biasa. Prediksi yang mengatakan bahwa Thailand bakal membungkam Indonesia sama sekali tak terlihat. Kita masih yang terbaik di turnamen ini," tegas Arjuna.

Dalam pertandingan yang berjalan tanpa rintangan ini, Indonesia dikatakan Arjuna memiliki peluang yang cukup banyak, namun karena lini belakang Thailand bermain rapi, maka Indonesia gagal menambah perbendaharaan gol. Di menit 21, melalui umpan silang Erik Setiawan (Persib) dari sektor kanan, striker asal Arema Malang, Johan Prasetyo berhasil melakukan tendangan keras yang gagal diantisipasi kiper Thailand. Indonesia unggul 1-0. Di babak kedua, serangan Indonesia tidak mengendur. Playmaker asal Persebaya Surabaya, Rahel Tuasalamony berhasil menambah kemenangan Indonesia lewat aksi individunya yang memukau di menit 74. Gol ini sekaligus membawa Indonesia merebut Piala Sultan Brunei 2002.

Samsidar sebagai Pemain Terbaik

Penjaga gawang Timnas U-21 Indonesia, Samsidar, melengkapi kedigjayaan Indonesia dalam turnamen ini setelah dinobatkan sebagai ‘Pemain Terbaik’ atas prestasinya sebagai penjaga gawang yang tidak pernah kebobolan selama enam kali pertandingan. Prestasi luar biasa pemain asal Persim Maros ini memang membuat decak kagum seluruh penonton yang setia menyaksikan setiap Timnas U-21 Indonesia berlaga, "Saya bersyukur Indonesia bisa meraih prestasi tertinggi di turnamen ini. Terpilihnya saya sebagai pemain terbaik bukan karena kemampuan saya yang luar biasa, tetapi berkat kerjasama rekan-rekan lain yang telah menunjukkan permainan yang solid," tegas Samsidar merendah.

sumber: sepak-bola.tv

[ by : crew ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar