04 August 2002
Panji Putra Turi sebagai juara divisi utama PSS, tetap mundur dari kompetisi antarjuara klub Pengda PSSI DIY walaupun ada tawaran dapat menggunakan lapangan Purwa Mandala Bakti, Kalasan untuk tuan rumah. Hal itu dikatakan manajer Panji Putra, Baroji yang didampingi pelatihnya Triyono saat pertemuan di Gedung KONI Jln Trikora Yogyakarta.
Pertemuan itu sebetulnya untuk pengesahan pemain, namun dalam kesempatan tersebut Panji Putra menyatakan bahwa ia tetap mundur dari kompetisi tersebut. Akibat dari mundurnya Panji jadwal yang sebelumnya berlangsung dengan home turnamen dan diikuti 5 klub, saat ini tinggal diikuti 4 klub dan akan bertanding dengan home and away.
Pertemuan yang dipimpin Kabid Pertandingan dan kompetisi Pengda DIY Sudarsono Kh dan dihadiri Komisi Wasit Said Ismail BA dan Sekum Pengda PSSI DIY, Drs Sarwono tersebut, akhirnya sepakat kompetisi akan dimulai Rabu (7/8) dan satu hari ada dua pertandingan. Pada pertandingan pertama akan bertanding HW Kota melawan HW Wates di lapangan Asri dan PORS melawan Rajawali di lapangan Segoroyoso, Pleret.
Pertandingan kedua akan berlangsung Minggu (11/8) Rajawali vs HW Kota di lapangan Triwana Bakti, Semanu dan HW Wates vs PORS di Alun-alun Wates. Terakhir Rabu (14/8) HW Kota vs PORS di lapangan Asri dan Rajawali vs HW Wates di Semanu.
Pengda Kecewa
Pengurus Pengda DIY, Said Ismail dan Drs Sarwono merasa kecewa dengan mundurnya Panji Putra tersebut, karena wakil PSS yang kompetisinya selama ini dinilai banyak pengamat terbaik di DIY tidak ada sehingga kualitas kompetisi juga akan menurun.
Semula Pengda sudah senang karena Panji Putra akan menjadi tuan rumah dan menggunakan Stadion Tridadi yang memenuhi syarat.
Namun karena Panji Putra mundur akibat tak dapat menggunakan Stadion Tridadi, maka kompetisi kali ini harus berlangsung dengan home and away di lapangan yang rata-rata kurang memenuhi syarat untuk kompetisi antar juara.
Sumber: kr.co.id
[ by : crew ]


