05 September 2007
"Pelatih PSS Rudy Keltjes mengatakan, timnya membutuhkan satu striker yang punya power bagus, sehingga dapat sebagai tandemnya Mamadou. Saat ini Mamadou banyak melakukan kerja sendirian, sementara Castano yang diharapkan bisa menjadi pendamping Mamadou belum bisa tampil maksimal sehingga PSS sulit untuk mencetak gol, Jika Castano tak bisa tampil maksimal, disiapkan penggantinya Fery atau Fajar. Untuk posisi yang lain dinilainya tak ada masalah, karena semua pemain dapat diturunkan." (sumber KR).
Dari pernyataan RWK di media massa tersebut, sinyal keberadaan Castano sebagai bomber di squad PSS Sleman mulai goyah. Akankah dia tersingkir?. Memang dalam beberapa pertandingan terakhir PSS, performa dari Gaston Castano kurang begitu maksimal. Sebagai contoh, pada saat menghadapi Persikabo. Karena panampilannya yang dinilai kurang memuaskan, RWK menggantinya dengan Ferry Setyawan di pertengahan babak pertama. Pergantian ini, membuat Castano tidak nyaman, sehingga dia “mutung” di pinggir lapangan.
Christian Gaston Castano merupakan legun asing PSS asal Argentina yang didatangkan langsung dari klub Boca Juniors bersama dengan Juan Dario Battala, Martines, dan pelatih Horacio A Montes. Di awal musim, Castano di dengung-dengungkan oleh manajemen merupakan pemain sekelas Emmanuel de Porras (eks bomber Persija dan PSIS). Hal ini membuat euforia yang lebih dikalangan Slemania maupun pecinta sepak bola Sleman. Seiring berjalannnya waktu, dibarengi dengan performa PSS yang kurang menjanjikan, para legiun asing asal Argentina dipulangkan, tak ketinggalan pula pelatih Horacio yang kemudian posisinya ditempati RWK (Rudy William Keltjes).
Di awal masa kepemimpinan RWK, Castano belum juga menunjukkan performa terbaiknya. Berbagai hujatan dan makian dialamatkan kepadanya. Hal itu tidak membuat Castano patah arang. Di mulai dari Stadion Pemkab Bogor, kala PSS dijamu oleh Persikabo, Castano mencetak satu gol. Korban Castano berikutnya adalah Markus Horison. Melalui sebuah tendangan yang cukup akurat, Castano berhasil membawa PSS unggul atas PSMS. Atraksi Castano semakin menggila, di Stadion Jatidiri, Semarang, IKP kiper PSIS dibuat tak berkutik. Dua gol ia lesakkan ke gawang PSIS danmenghantarkan kemenangan bagi Elang Jawa. Tak berhenti sampai disini. Saat menghadapi Persija dan Seman Padang, Castano berhasil menyarangkan bola dan PSS menang. Terakhir Castano berhasil menaklukan IKP dan menghantar kemenangan PSS atas PSIS di Stadion Maguwoharjo.
Kini posisinya kembali goyah. Mampukah Castano kembali dalam form terbaiknya. Kami menunggu aksimu Gaston Castano!!!
[ by : boy/admin ]


