Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Kisah Seputar Super Elja (KISS) edisi 3

25 July 2002

TVRI Yogyakarta akan menayangkan acara Galaksi pada tanggal 31 Juli 2002, pukul 16.30 WIB. Dalam acara tersebut akan ditampilkan wawancara dengan ketua Slemania Ir.Wahyu Wibowo, Ayu (Slemaniacyber), dan Gagab (Slemaningrat). Acara pengambilan gambar dilakukan saat pertandingan PSS-Indonesia U21.

Sementara itu TransTV pada tanggal 27 Juli 2002 pukul 21.00 WIB akan menayangkan pemenang 'The Honda Power of Dreams Contest 2002'. Salah satu pemenangnya adalah Mas Bambang Haryanto dari Pasoepati Solo. Menko Bina Citra Pasoepati ini menjadi pemenang setelah membuat essay impiannya mengenai suporter sepakbola indonesia yang bisa menjadi hiburan massa.

Para pemain Persib yang memperkuat PSS menghadapi Indonesia U-21 langsung pulang ke Bandung usai pertandingan. Mereka adalah Cecep Supriyatna, Lingga Jauhari, Ade Abdullah, Suwita Pata, Sujana, dan Deden Suparhan. Cecep dan Suwita sempat menunjukkan permainan cemerlang dalam pertandingan tersebut.

Pemain-pemain lain yang memperkuat PSS dalam pertandingan tersebut seperti Indriyanto 'Nunung' Nugroho (Persijatim), Dedy Setiawan (Persijatim), Wahyu Teguh (Pelita KS), Sulaeman (Pontianak), Eko Ribowo (Persikabo), Andri (Persis), Johanis (Panji Putra), Hartono (Klub Denpasar), Sujadi Dodo (Gama) & Rudi Supriyadi (Persigar Garut) juga langsung meninggalkan mess PSS di depan stadion Tridadi.

Bek Sayap Persib yang batal datang ke Sleman, Budiman meminta kontrak paket kepada PSS. Budiman bersedia dikontrak asal adiknya Deden Suparhan juga ikut dikontrak oleh PSS. Sampai saat ini belum ada kepastian dari manajemen PSS soal Budiman. Budiman sendiri kabarnya diminati oleh Persija, dan Persikota.

Hampir senada, pemain Indonesia U-21 dari Makasar, Kiper Syamsidar, dan Libero Hamka Hamzah juga membuka pintu negosiasi dengan manajemen PSS. Dua pemain muda yang ingin bermain di Jawa tersebut memberi syarat agar mereka dikontrak bersama.

Asisten Pelatih Indonesia U21, Subangkit memberi "warning" kepada manajemen PSS soal Rahel Tuasalamony. Subangkit memperingatkan soal ketergantungan Rahel kepada saudaranya Khairil "Pace" Anwar. "Rahel selalu mengikuti langkah Pace, termasuk soal memilih klub".

Ketidakhadiran trio pemain Jawa Timur, M Zaenuri, Sutaji, dan Maully Lessy menimbulkan tanda tanya. Rumor yang beredar menyebutkan mereka mengikuti mantan pelatih Suharno ke Gelora Putra Delta. Namun sumber di manajemen PSS menyatakan bahwa mereka memang ingin main dekat dengan keluarga, dan hal itu tidak berarti mengikuti kepergian Suharno.

PSS akan mengadakan seleksi untuk pemain lokal mulai tanggal 29 Juli 2002 di Stadion Tridadi. Seleksi akan ditangani langsung oleh Pelatih Kepala Yudi Suryata dengan dibantu oleh Direktur Teknik Drs. Bambang Nurjoko. Tim-tim anggota PSS diminta untuk mengirim beberapa pemainnya untuk mengikuti seleksi.

Maman Durachman dipilih oleh PSS untuk menangani tim PSS U-18 yang akan terjun dalam Liga Bogasari Piala Suratin yang akan digelar mulai Agustus mendatang. Maman akan didampingi asisten Lafran Pribadi dan Suparjiyono. Sampai saat ini tercatat 54 pemain yang akan diseleksi masuk tim PSS U-18. Pemain tersebut terjaring dari sekitar 350 pemain yang mengikuti Liga PSS U-18.

Para pemain yang tahun lalu membawa PSS menduduki peringkat tiga nasional memperlihatkan kelasnya dalam Liga PSS U-18. Sigit Nila Kusuma, Agus 'Grandong' Purwoko, & Putut Danu Panolan yang memperkuat Angkatan Muda Seyegan tampak menonjol dan memperlihatkan kualitas permainan di atas rata-rata. Mereka berhasil mengantarkan AMS masuk final Liga PSS U-18.

[ by : pei ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar