Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Peluang Timnas Dinilai Cukup Berat

26 June 2007

Pelatih tim Jamaika, Bora Milutinovic menilai peluang timnas Indonesia untuk lolos di babak penyisihan grup di ajang Piala Asia 2007 cukup berat. Menurutnya, Ponaryo Astaman dkk mesti harus banyak berbenah agar bias bersaing dengan tim-tim tangguh lainnya.

“Ya, dalam pertandingan melawan tim kami Indonesia pantas menang. Tapi, untuk berbicara lebih tinggi di Piala Asia, saya piker peluang kesebelasan Anda sangat berat. Indonesia berada di grup sulit. Anda tahu bagaimana cara bermain Korea Selatan. Dan jika masih bermain seperti tadi, Arab Saudi maupun Korea Selatan bias memporak-porandakan harapan Indonesia. Juga jangan dilupakan bagaimana permainan Bahrain,” tutur Bora Milutinovic usai tim asuhannya Jamaika dikalahkan Timnas Indonesia 1-2.

Apa yang diungkapkan Bora Milutinovic patut dicamkan. Indonesia memang berada di grup berat bersama Korsel, Bahrain, serta Arab Saudi. Namun Bora menyatakan bahwa Indonesia masih beruntung karena memiliki pelatih yang berkarakter seperti Ivan Kolev.

“Saya dengar dia juga sudah pernah menjadi pelatih di Indonesia tentunya dia sudah hafal dengan karakter sepakbola di Indonesia,” papar mantan pelatih tim sepakbola Amerika Serikat tahun 1994 ini.

Di sisi lain, Bora Milutinovic, juga sangat memuji penampilan striker Bambang Pamungkas yang mencetak dua gol dalam pertandingan friendly game itu. Menurutnya, BP(panggilan akrabnya-red) merupakan striker yang cukup trengginas dengan tendangan kaki kirinya yang cukup keras. Namun, sebaliknya, Bora mengkritik lini belakang Indonesia yang masih sangat rapuh terutama dalam menjaga pemain lawan.

“Tim ini masih ada plus dan minusnya. Saya sangat memuji penampilan Bambang Pamungkas namun lini belakang Indonesia masih amat mudah untuk ditembus,” ujar Bora Milutinovic.

Berhitung mengenai peluang timnas Indonesia pada turnamen ini bisa jadi terlalu dini.

Tapi, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dan Menegpora Adhyaksa Dault mengakui kesempatan skuad Merah Putih melaju dari fase penyisihan Grup D sangat berat. ”Kami realistis dengan kondisi objektif saat ini. Lawan yang bakal dihadapi dalam ajang ini tidak mudah, terutama di Grup D. Semua tahu bagaimana kekuatan Korea Selatan. Belum lagi Arab Saudi serta Bahrain,” kata Nurdin, saat menghadap Menegpora Adhyaksa, kemarin.

Namun, mantan manajer PSM Makassar itu sangat salut pada motivasi Ponaryo Astaman dkk. Para pemain terlihat memiliki ambisi memberikan yang terbaik buat Indonesia. Semangat ini lebih bagus dibandingkan sebelumnya. ”Hasil selama ini sudah sangat objektif dengan kondisi yang ada. Tapi, melihat perkembangan pemain timnas,semangat berlatihnya kini meningkat. Tentu, hal ini merupakan kemajuan. Sebab, motivasi ini akan terbawa saat mereka bertanding nanti,” ujar Nurdin, yang didampingi Sekjen PSSI Nugraha Besoes serta anggota Executive Committee (Exco).

”Sukses di Piala Asia 2007 ada dua. Pertama, prestasi timnas yang baik.Kedua, sukses sebagai tuan rumah.Jika yang pertama gagal dipenuhi karena memang kualitas,sukses menjadi tuan rumah yang baik bisa dimaksimalkan,” tutur Adhyaksa. Sementara itu, perkembangan terakhir timnas, termasuk mundurnya Saktiawan Sinaga, akan diserahkan ke PSSI. ”Masalah Saktiawan butuh investigasi lebih dalam tentang kebenaran alasan mundurnya.Tapi, kami akan menyerahkan kepada ketua umum,” cetus Supervisior Timnas Andi di Kantor PSSI,kemarin.

[ by : sb//crew ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar