25 June 2007
Indonesia sebagai tuan rumah babak final Piala asia 2007 tampaknya bakal merengguk untung besar. Tiket untuk pertandingan puncak yang rencananya bakal digelar pada 29 Juli 2007 mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut diserbu oleh pembeli.
Pada partai tersebut pembeliannya melonjak secara signifikan setelah ada aksi borong pembelian tiket, yang khususnya dilakukan oleh beberapa kelompok tim tangguh, seperti Arab Saudi, Korea Selatan, Australia, dan Jepang. Hal tersebut diungkapkan oleh ketua bidang tiketing panitia penyelenggara lokal (LOC) Piala Asia 2007 untuk Indonesia, Irawan Adjidarmo.
Menurut Irawan, kecenderungan terjadinya aksi borong tiket pertandingan final oleh beberapa kelompok pendukung tim-tim tangguh peserta Piala Asia 2007 ini sudah terjadi sejak beberapa hari lalu. Apalagi tiket untuk menyaksikan pertandingan putaran final Piala Asia 2007 ini memang sudah bisa dipesan sejak dua pekan lalu.
Pentas Piala Asia sejak awal diperkirakan bisa memberikan devisa tidak kecil bagi masing-masing negara penyelenggara, apalagi Indonesia yang menjadi tempat pertandingan babak final. Pemasukan yang tidak kecil akan diperoleh dari sektor perhotelan. Tingkat hunian hotel di Jakarta diperkirakan akan meningkat secara tajam menjelang pertandingan final nanti.
Sekjen PSSI Nugraha Besoes menjelaskan, penjualan tiket merupakan satu-satunya sumber pemasukan bagi negara-negara penyelenggara putaran-final Piala Asia 2007 ini. Harga tiket untuk empat negara penyelenggara Piala Asia 2007 seragam, khususnya untuk babak penyisihan.
Untuk sepanjang babak penyisihan harga tiket dibagi atas empat kategori, dari mulai Rp 200.000 (kategori 1), Rp 75.000 (kategori 2), Rp 25.000 (kategori 3), dan Rp 15.000 (kategori 4). Untuk pertandingan final, harga tiket juga dibagi atas empat kategori itu, yakni Rp 500.000, Rp 250.000, Rp 100.000, dan Rp 50.000.
[ by : phery ]


