14 June 2007
Rudy William Keltjes
Coach PSS Sleman (foto by:djisamsoe.com)
----------------------------------------------------------
Kekalahan kesebelasan PSS Sleman 0-3 dari Pelita Jaya Purwakarta pada pertandingan pertama babak 32 besar Copa Indonesia 2007 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu petang, tidak membuat pelatih Rudy William Keltjes kecewa.
Kekalahan dalam suatu pertandingan bagi pelatih kelahiran Situbondo itu merupakan hal biasa, dan bukan sesuatu yang memalukan. "Kekalahan itu bukan untuk disesali dan ditangisi, tetapi untuk diambil hikmahnya agar di kemudian hari tidak kalah lagi," kata mantan pemain sepakbola nasional era 80an tersebut.
Menurut mantan pelatih Persipura Jayapura dan Persijap Jepara itu, kekalahan yang dialami oleh PSS kemaren dapat dijadikan bahan evaluasi terhadap kekurangan atau kelemahan penampilan dan permainan tim secara keseluruhan, baik teknik, fisik maupun kerjasama antarpemain.
Setelah dievaluasi dan diketahui kelemahan tim, kata pelatih yang menggantikan posisi dari Horacio A Montes itu, selanjutnya diperbaiki dan dibenahi dalam setiap latihan agar dalam pertandingan berikutnya dapat tampil lebih baik lagi sehingga mampu meraih kemenangan.
"Bagi saya kalah dalam bertanding bukan akhir dari segalanya. Sebaliknya, kekalahan itu diharapkan mampu menumbuhkan `fighting spirit` dalam diri setiap pemain, sehingga mereka akan tampil `mati-matian` untuk merebut kemenangan dalam pertandingan berikutnya," kata Rudy menambahkan. ANTR
[ by : admin ]


