01 June 2007
Apa yang terbesit di benak Anda bila mendengar kalimat “Sepak Bola Tanpa Batas”? Mungkin sebuah apresiasi sepak bola yang global dan universal. Namun, berbeda bagi pemuda yang bernama Handoko ini. Dia melihatnya dari sudut pandang lain. “Sepak Bola Tanpa Batas” yang sedang ditelitinya ini mencoba mengangkat bagaimana kekuatan lewat apa yang disebut dengan supoter serta nilai-nilai solidaritas di dalamnya, begitu besar pengaruhnya dalam dunia sepak bola.
Pria yang juga tinggal di Donoharjo, Nganglik, Sleman ini tertarik untuk mengambil sampel Slemania sebagai salah satu objek kajian yang ditelitinya. Ditemui di sela-sela menghadiri Pelantikan Pengurus Korwil Slemania cabang Sleman, yang bertempat di Pangukan, Rabu (24/5). Mengatakan, “Selain dekat, saya mengambil contoh Slemania juga karena, Slemania sendiri merupakan salah satu suporter terbaik di Indonesia versi ANTV.”
Berangkat dari proposal yang dia ajukan ke IMPULS (International Multiculturalism Pluralism Studies), tersaring sembilan proposal yang diterima, dengan empat diantaranya dibiayai oleh yayasan tersebut, sedangkan yang lain swadaya. Ia sendiri yang termasuk dengan biaya sendiri. Ia meneliti tentang nilai-nilai yang terdapat dalam Slemania sendiri, yang untuk selanjutnya ia analisis dengan sepak bola secara universal.
Kita ketahui juga wadah suporter sangat besar pengaruhnya bagi sebuah tim sepak bola. Perkembangan-perkembangan suporter seperti di Inggris dengan julukan hooligans serta Italia dengan ultras. Dimana rasa solidaritas begitu melekat pada setiap suporternya. Dan Handoko juga ingin menunjukkan bahwa suporter tidak hanya biang kerusuhan atau rasisme. Ia mencoba menunjukkannya bahwa terdapat juga nilai-nilai positif yang ada dalam suporter. Dan Slemania menjadi salah satu contoh wadah suporter di Indonesia yang mempunyai nilai-nilai itu.
Selain melakukan penelitian ini, Handoko juga bekerja dalam Pendampingan Usaha Kecil di Klaten, program dari LPM Atma Jaya, Jakarta. Penelitiannya dalam Slemania sendiri, meliputi dari pengelolaan suporternya, kegiatan-kegiatannya (baik di stadion maupun di luar stadion), termasuk juga mengenai Slemania Soccer dan website Slemania. Bahan-bahan ia peroleh dengan wawancara, pengamatan/liputan langsung tentang Slemania. Selain itu juga dari buku-buku referansi dan data-data dari internet. Penelitiannya ini nantinya akan ia terbitkan dalam bentuk sebuah buku, yang rencana sementara ingin ia beri judul “Sepak Bola Tanpa Batas”.
[ by : anto kurniawan/PPL ]


