Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

PSS Jogja Juarai Piala Kraton

30 December 2001

Kemenangan 1-0 (0-0) PSS Jogja atas PSIS Semarang menobatkan Laskar Sembada menjadi kampiun dalam ajang Piala Kraton yang pertama. Sementara Arema Malang meraih juara 3 setelah mengalahkan Barito Putra melalui drama adu pinalti yang berkesudahan 5-3 (skor akhir 1-1).

Dengan demikian PSS Jogja berhak atas Piala Kraton dan uang tunai sebesar Rp.10 Juta, sementara peringkat 2 dan tiga masing-masing memperoleh 7,5 juta dan 5 juta rupiah.

Pertandingan antara PSS Sleman melawan PSIS sendiri berlangsung seimbang. PSS yang menampilkan duet Slamet Riyadi dan Fajar yang didukung Seto Nurdiyantoro selalu menemui jalan buntu di pertahanan PSIS Semarang yang dikoordinir Bonggo pribadi.

Tercatat beberapa peluang emas didapat PSS Jogja dalam babak 1. Umpan terobosan Sutaji kepada Seto Nurdiyantoro yang tinggal berhadapan dengan kiper PSIS, M halim, berhasil dilematkan penjaga gawang PSIS yang sore itu bermain gemilang.Setelah turun minum PSS jogja langsung meggebrak pertahanan PSIS. Pada menit ke-50 PSS berhasil menciptakan gol melalui tembakan keras Fajar Listiyantoro.

Gol bermula dari umpan lambung Bagong Ansori dari sisi kiri pertahan PSIS Semarang berhasil membuat kemelut di depan gawang PSIS. Seto yang lolos langsung memberikan umpan terobosan kepada adiknya, Fajar Listiyantoro. Tanpa kontrol Fajar langsung merobek gawang PSIS dan skor 1-0 untuk PSS.

Yang patut disayangkan adalah gol Fajar agak berbau offside. Gol ini membuat para pemain PSIS melakukan protes keras kepada asisten wasit 2 Sardjoko yang tidak mengangkat bendera tanda offside. Padahal Sardjoko ini baru saja mendapat tiket mengikuti seleksi wasit nasional mewakili DIY.

Peluang PSS Jogja pada babak 2 masih banyak lagi. Dukungan pemain tegah Aceng Juanda, Sutaji, dan Seto berhasil membuat beberapa peluang emas. Duet pemain sayap Bagong Ansori di kanan dan "Bosky" Solahuddin selalu memberikan umpan silang yang membahayakan pertahanan PSIS yang dikoordinir Bonggo Pribadi.

Tendangan Muh. "bagong" Ansori dari jarak 30 meterberhasil ditepis M. Halim sehingga hanya membuahkan tendangan penjuru. Dan 4 menit sebelum pertandingan usai, kembali tendangan jarak jauh "Bosky" Solahuddin juga ditepis kiper kawakan PSIS Semarang yang juga mantan pemain Persija dan Persebaya Surabaya.

Duet pemain asing PSIS pun tidak bisa berbuat banyak di pertahana PSS Jogja. Kahudi, Zaenuri dan Lessy selalu tak kompromi dalam mengawal pertahan PSS Jogja. Sehingga Gbeneme Friday dan otto Weah kelihatannya tampak frutasi.

Kemandulan PSIS ini langsung diobati dengan memasukkan pemain asal Brasil Oliviera pada babak II. tetapi skor akhir tetap saja 1-0 untuk PSS Jogja.

Mandala aman
Dalam penyelenggaraan Piala Kraton ini Mandala Krida yang banyak menyimpan kenangan pahit 100% aman. dalam partai final puluhan suporter Panser Biru juga disambut baik oleh ribuan Slemania. kenangan kerusuhan beberapa tahun lalu antar kota Joglo Semar (Jogja-Solo-Semarang) seperti sudah dilupakan.

Pada akhir pertandingan tampak puluhan Slemania menhampiri anggota Panser Biru untuk saling menukar cendera mata.

Arema Raih Juara III
Arema Malang akhirnya berhasil menduduki peringkat 3 dalam Piala Kraton setelah mengalahkan barito Putra melalui drama adu pinalti dengan skor 5-3. Pertandingan sendiri berkesudahan dengan kedudukan imbang 1-1. Arema memimpin lebih dulu melalui pemain tengahnya Siswanto pada menit 20. kemudian barito membalasnya 9 menit menjelang pertandingan berakhir melalui Ilham Hasan.

Keempat algojo Arema berhasil menyelesaikan tugasnya, yaitu Aris Susanto, Charis Yulianto, Wawwan Widiyantoro dan Nanang Supriadi. Sementara 2 algojo barito yang berhasil adalah Isnan Ali dan Amir Yusup Pohan. 2 Tembakan pinalti terakhir mili barito yang gagal dieksekusi oleh Heriansah dan Ronny Purwanda.

[ by : yhewhe ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar