18 May 2007
Lewat perjuangan keras dan tak kenal lelah, PSS akhirnya mampu mengakhiri perjuangan Persikad tim dari Divisi I di ajang Copa Dji Sam Soe pada sore kemarin (17/4). Persikad menampilkan permainan luar biasa, mereka tidak hanya mengimbangi permainan PSS Sleman, akhirnya Persikad mampu menyamakan kedudukan meski tertinggal 0-2 melalui sebuah permainan yang sengit. Pada pertandingan kemarin sore, PSS lebih dulu unggul lewat gol yang diciptakan Fajar Listiantoro pada menit 5 dan Slamet Nurcahyo pada menit 47. Persikad akhirnya mampu menyamakan kedudukan lewat gol Irfan Boac pada menit 52 dan pemain asal Jepang Yasuke Sasa pada menit 75. Dengan hasil 2 – 2 PSS Sleman unggul agreget 4-3. dan mendapatkan jatah tiket ke Babak 32 Besar Copa Dji Sam Soe Indonesia 2007.
Pada Babak 32 Besar Copa Dji Sam Soe Indonesia 2007. PSS akan menghadapi Pelita Jaya Purwakarta yang pada saat bersamaan juga bermain imbang 1-1 melawan Perserang di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten. Walau hanya bermain imbang, Pelita Jaya sukses melaju berkat keunggulan agregat 2-1. Sebelumnya pada leg pertama, Minggu (13/05/07), di Stadion Purnawarman, Pelita Jaya menang 1-0 di depan publiknya.
Pertemuan dengan Pelita Jaya ibarat menjadi partai ulangan karena sebelumya PSS pernah menghadapi tim besutan Fandi Ahmad itu pada kompetisi Divisi Utama. Tentu Pelita tidak asing dengan gaya permainan PSS. Slamet dkk mesti mewaspadai permainan bola-bola lambung serta permainan taktis dengan pola man to man marking diperagakan cepat oleh Pelita yang didukung dengan pemain berpengalaman seperti Diawara dan Agus Tiar Batubara. PSS dengan kombinasi pemain muda-muda yang sangat padu harus mampu meredam emosi berlebihan. Emosi untuk selalu menyerang, jika tak waspada bisa membuat pertahanan menjadi lengah.
“Full Speed” vs “Full Speed”. Kesempatan dua pelatih menetapkan strategi paling tepat. Fandi Ahmad hebat, tapi Rudy Keltjes lebih berpengalaman dan banyak trik. Pertanda PSS akan kembali melanjutkan kemenangan?
[ by : admin ]


