Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

COPA IS SECOND CLASS??

15 May 2007

Sudah seperti suratan nasib jika Copa Dji Sam Soe menjadi ajang kelas kedua bagi sebagian besar klub di Indonesia. Harus diakui bahwa gaung Copa tak mampu menandingi gemerlap dari kompetisi Liga. Banyak dari manajemen klub yang menargetkan tidak tinggi di ajang ini, dengan segudang alasan. Mulai dari ingin fokus ke Liga sampai dengan alasan yang sangat klasik karena faktor pendanaan klub, memang sebagai konsekuensi dari semakin banyaknya pertandingan tentu akan memperbesar biaya operasional yang harus di keluarkan klub karena masih banyak klub yang sangat bergantung hidupnya pada APBD.

Namun terlepas dari itu, bagaimanapun juga ajang Copa tetap menjadi ajang yang menarik dan syarat dengan gengsi. Menampilkan dari berbagai kasta dengan system home dan away menjadikan setiap partai adalah hidup dan mati bagi klub, menang berarti lolos dan kalah harus siap-siap untuk angkat koper. Berbicara soal kasta, sepak bola bukalah matematika. Tak ada jaminan buat klub dengan kasta yang tinggi dapat memenangkan pertandingan dengan mudah, ajang ini menjadikan ajang yang tidak mudah dan syarat dengan berbagai kejutan. Pada leg pertama PSS harus bersusah payah untuk dapat menundukan Persikad Depok 2 – 1 Minggu (13/4). Persikad tampil dengan pola yang sederhana dan beberapa kali membuat pertahanan PSS kedodoran. PSS sendiri tampil dengan pola yang agak kaku, pemain terlalu banyak membawa bola, tak ada pergerakan dan masih banyak kesalahan-kesalahan mendasar yang tidak perlu terjadi. Tak tampak pola “Full Speed” yang biasa di sugguhkan di Liga. Hal ini diklaim oleh Mr Rudy Keltjes bukan karena tidak serius menatap Copa, melainkan karena porsi latihan fisik yang diberikan memang agak berat.

Memang sulit jika harus tampil dengan beberapa target. PSS merindukan indahnya posisi atas di Divisi Utama, lolos ke Liga Super dan sukses di Copa. Tak pandai mengatur konsentrasi dan ritme, alamat stamina dan mental pemain bisa menjadi kedodoran. Pada laga leg ke dua partai tandang ke kandang Persikad Depok, Kamis (17/4) menjadi pembuktian ketangguhan serta keseriusan Super Elja di ajang Copa apalagi Mbojono tak akan lagi menjadi bagian lini tengah dari PSS. Kuncinya tetap fokus!! Sudah saatnya jika kemegahan stadion Maguwoharjo dilengkapi dengan trofi-trofi. I Hope so, Mr Rudy…

[ by : admin ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar

peho di kediri | 14 Jun 2007 15:32:25
slemania kutunggu yel2mu di kediri persikmania yes jadilah suporter yang baik ojo tawuran ndeso katrok persikmania peace n lop
astar komarudin di depok | 15 May 2007 11:03:05
Copa adalah ajang yang menarik,karena team-team dari berbagai divisi ikut bagian dalam turnamen tersebut.seharusnya PSS malu bila kalah dengan divisi di bawahnya.
aryo dimalang di malang | 15 May 2007 11:47:18
maju dn jayaa pss
owen di jogja | 16 May 2007 04:52:31
emang copa adalah kompetisi kelas dua? ya gk apa2 kl smua klub konsekuen menurunkan tim lapis dua,bisa meningkatkan jam terbang.aku setuju PSS menurunkan tim lapisnya. tp mending namanya diganti aja piala tim lapis dua.ayo maju PSS n PSIM
linusgol slemania CIKID di cibuk kidul | 16 May 2007 11:20:29
Klub di Indonesia jauh dari profesional seperti klub2 di Eropa hal ini di perburuk dengan sistem kompetisi yang kurang bagus,jadwal yang tumpang tindih, agenda kompetisi nasional dan internasional yang saling berbenturan. Jadi kita "HARUS TAHU DIRI ". kita sebaiknya bisa mengukur diri kita sendiri sekarang ini kekuatan kita itu ada dimana sih? diliga kita terseok2,keteteran dan kondisi team belum solid benar, lebih bijaksana kalau kita "MEMFOKUSKAN DIRI PADA LIGA UTAMA". itu pun merupakan beban yang tidak enteng bagi bung rudy karena klub2 tentunya akan meng"halal"kan seluruh cara supaya tampil diliga super, berani bertaruh akan semakin banyak kejadian "ganjil" diputaran ke II nanti. jadi alangkah bijaksana kalau PSS konsentrasi saja di liga 100% kalau perlu 150%. Saya harap semua pihak Legowo dan Jujur akan kondisi sekarang ini, kita gak mau kita gagal di dua ajang, lebih baik gagal di copa tp berhasil masuk diliga super. iya to dab!!!!!!!
Cah Radong di Melu omong | 16 May 2007 15:13:50
Copa Dji Samsu bisa menjadi tolok ukur keberhasilan di Putaran II Liga Indonesia. Kalau di Copa Dji Samsu kekompakan Permainan, skill jelek ya lihat saja nanti di putaran II Liga. Namun sebaliknya kalau mau menggarap Copa Dji Samsu dengan sungguh-sungguh maka sekaligus akan menambah kekompakan, bisa menutupi kekurangan-kekurangan yang ada dan tentu saja akan sukses pada putaran II Liga.