Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Wasit Juga Manusia?, kok Nyleneh .......

01 May 2007

(GINASTHEL, PUTARAN KE-2)

Kinerja wasit pada putaran pertama kompetisi Liga Devisi Utama XIII tahun 2007, masih dirasakan memberatkan bagi skuad “PSS Sleman”, setidaknya dari kacamata pengamatan Slemania sang pengawal Super Elja yang selalu hadir pada setiap pertandingan mencatat sedikitnya ada 4 pertandingan yang merugikan PSS Sleman.

Dari 4 pertandingan tersebut satu diantaranya justru terjadi di depan public pendukungnya Slemania. Pinalti Christian Gonzales adalah salah satu contoh betapa keputusan pengadil dilapangan hijau menjadi penyebab runtuhnya mental bertanding Anderson da Silva dkk. Pinalti Lorenzo Cabanas dinilai sebagai awal kekalahan PSS Sleman1-2 saat bertandang melawan Persib Bandung, Mardiansyah yang mengeksekusi pinalti menjadi penyebab kekalahan PSS Sleman 2-3 atas tuan rumah Persikabo Bogor. Dan yang terakhir saat PSS Sleman menantang Persela Lamongan, lagi-lagi kemenangan Persela 1-0 atas PSS Sleman ditentukan melalui titik pinalti Gustavo Lopez.

Wasit juga manusia. Artinya, keputusan keliru wasit tidak berkaitan dengan upaya untuk menolong klub, sekalipun muncul kecurigaan-kecurigaan dari klub yang kalah dalam pertandingan. Selama ini, tidak ditemukan adanya indikasi wasit ikut bermain mengatur hasil pertandingan. Kalau dilihat dari honor wasit sekarang cukup besar. Sekali memimpin wasit mendapat honor Rp 5 juta, asisten Rp 3 juta, dan pengawas pertandingan Rp 2,5 juta. Honor tersebut sudah bersih karena wasit sudah mendapatkan uang transportasi dan akomodasi.

Lalu, mengapa PSS Sleman selalu mendapat keputusan yang “nyleneh” saat laga tandang? Horacio A montes bahkan pernah berteriak “guoblok” pada wasit Fiator Ambarita saat Francis Mbonjo Etouke diganjar kartu kuning karena dianggap melakukan pelanggaran terhadap Toledo J Jorge.
Kasus anyar menimpa Persita Tangerang saat dikalahkan 1-2 oleh Persija Jakarta, lagi-lagi pinalti menjadi penyebabnya. ”Wasit tidak beradab, tidak beragama,” begitu antara lain kata-kata kasar yang dilontarkan Benny Dolo kepada wasit Aeng Suarlan.

Pandangan terhadap kualitas wasit pada paruh musim kompetisi Ligina 2007 ini secara umum ditandai dengan suara minor. Kepemimpinan wasit rata-rata masih tetap mengundang kontroversi. Kita berharap, semoga “The Slems” PSS Sleman tidak akan dikerjai wasit lagi pada lanjutan paruh kedua kompetisi…………..,

[ by : Sri_QQ/crews ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar

andY mJ di WALANG ijO / SLEM BATAVIA | 01 May 2007 17:42:06
bertobatlah wahai para wasit - wasit di indonesia
tommy di ganti wae? | 01 May 2007 18:02:09
saya slemania yg setia nonton pss tapi di kandang saja..menurut saya..waktu lawan persik penalti c.gonzales murni..kalo penalti lawan persib tu jelas2 kesalahan wasit dan parahnya klaim di media massa bahwa itu benar2 pelanggaran..lawan persikabo karena saya tidak melihat jadi tidak komentar..tetapi harap diingat kalo slamet nurcahyo gagal penalti.lawan persela saya juga tidak melihat..tapi saya yakin tuh penalti kacau wasitnnya!!
slemanierz di slemz kota hijau | 01 May 2007 18:38:08
kapan indonesia mau maju,klo wasit nya aja nggak karuan?mereka jugaMANUSIA? tanyaken kenapa
rada waras di sleman mawon | 01 May 2007 21:20:36
gimana sepak bola nasional mo maju kalo wasitnya masih terlalu sering bikin kesalahan yang merugikan salah satu klub. buat pss tunjukin walopun dirugikan wasit tetapi tetap biosa menang dengan cara yang bersih n syah bukan hadiah dari wasit!!!!!!!!!!!!!!!
gabah di sawah | 02 May 2007 00:57:14
wasit2 di liga djarum ini kebanyakan kurang tegas dalam mengambil keputusan,shngga permainan yg seharusnya bagus malah jadi jelek dan keras... mereka ngak berani mengeluarkan kartu pd pemain yg seharusnya dapat kartu... mungkin besok klo liga super akan berubah.. soalnya itu berhubungan juga pada TIMNAS. biar pemain TIMNAS ngak ceroboh dalam melanggar...
gabah di sawah | 02 May 2007 00:57:26
wasit2 di liga djarum ini kebanyakan kurang tegas dalam mengambil keputusan,shngga permainan yg seharusnya bagus malah jadi jelek dan keras... mereka ngak berani mengeluarkan kartu pd pemain yg seharusnya dapat kartu... mungkin besok klo liga super akan berubah.. soalnya itu berhubungan juga pada TIMNAS. biar pemain TIMNAS ngak ceroboh dalam melanggar...
wasit_kecu di de'bris | 02 May 2007 01:08:46
selama aku mengikuti perjuangan pss put. 1 baik di kandang apalagi... tandang kemarin, gak pernah dapet wasit yg punya integritas bagus!!! mesti entuk wasit sing GANTENG-GANTENG..!!! tapi percayalah kawan...doa-doa orang teraniaya selalu didengarkan oleh TUHAN...!!! OK... so rasah wedi karo wasit tp aku wedi klo ad indikasi PSS "dipaketke" kr oknum ttt
Emprit di Sawah | 02 May 2007 01:27:02
Wasij juga manusia , TAPI yg namanya CALO itu pasti 100% BUKAN manusia Tapi Sikil Papat
ondre di sleman | 02 May 2007 04:46:18
Wasit2 liga djarum rata2 "nggatheli!"
kucingpilek di SlemaN | 02 May 2007 09:02:42
hahaha Emprit selalu ngomongin calo calo dan calo..wong yg dibahas wasit kok larinya ke Calo..... Selama aku lihat PSS maen ... banyak banget kesalahan wasit yg merugikan The slems..tapi yoo itulah INDONESIa..*halah opo hubungane coba...