27 April 2007
Sebanyak 36 pemain terjaring untuk mengikuti pelatnas timnas senior yang diproyeksikan ke putaran-final Piala Asia 2007 mendatang. Dari total 36 pemain ini, 1 diantaranya berasal dari PSS Sleman yang baru saja di rekrut manajemn. Galih Sudaryono kiper yang pernah memperkuat Persiba Bantul.
Dari 36 pemain yang dipersiapkan mengikuti pelatnas timnas senior ini, hanya 30 pemain saja yang nantinya bisa didaftarkan untuk tampil di putaran-final Piala Asia tersebut. Ke-30 pemain ini terdiri dari 23 pemain inti dan tujuh cadangan. Batas waktu pendaftaran pemain adalah 16 Juni 2007 mendatang
"Nama-nama pemain timnas senior ini sudah disetujui oleh Nurdin Halid selaku Ketua Umum PSSI sekaligus penanggungjawab tim. Saya hanya bertugas membacakannya saja," kata Andi Soema, sapaan akrab Rugandi Soemadipradja.
Nominasi 36 pemain untuk timnas senior ini diumumkan oleh Rugandi Soemadipradja, sekretaris Badan Liga dan Tim Nasional Indonesia (BLTNI), Kamis (26/4) sore di sekretariat PSSI Senayan, Jakarta. Nama-nama pemain tersebut adalah
Kiper: Yandri Christian Pitoy (Persipura Jayapura), Markus Horison (PSMS Medan), Achmad Kurniawan (Arema Malang), Ferry Rotinsulu (Sriwijaya FC), Galih Sudaryono (PSS Sleman);
Pemain Belakang : Firmansyah (Sriwijaya FC), Hamka Hamzah (Persija Jakarta), , Leonard Tupamahu (Persija Jakarta), Ricardo Salampessy (Persipura Jayapura), Aris Budi Prasetyo (Persik Kediri), Harry Saputra (Persis Solo), Sulaiman Alamsyah (Sriwijaya FC); Charis Yulianto (Sriwijaya FC)
Bek Sayap : Ismed Sofyan (Persija Jakarta), Mahyadi Panggabean (PSMS Medan), Irsyad Aras (PSM Makassar), Muhammad Ridwan (PSIS Semarang) , Erol FX Iba (Persik Kediri), Supardi (PSMS Medan); Salim Alaidrus (Persib Bandung),
pemain tengah: Elie Aiboy (Arema Malang), Firman Utina (Persita Tangerang), Ponaryo Astaman (Arema Malang), Syamsul Bachri Chaerudin (PSM Makassar), Eka Ramdhani (Persib Bandung), Legimin Rahardjo (PSMS Medan), Atep (Persija Jakarta);
pemain depan: Bambang Pamungkas (Persija Jakarta), Boas Theofilus Erwin Salossa (Persipura Jayapura), Budi Sudarsono (Persik Kediri), Saktiawan Sinaga (PSMS Medan), Zaenal Arif (Persib Bandung), Ahmad Amirudin (PSM Makassar), Rachmat Rivai (Persiter Ternate), Octavianus (Sriwijaya FC).
Andi Soema yang didampingi administrator BTN Demis Djamoeddin, sekretaris timnas senior Chandra Solekan, serta pelatih kepala Ivan Venkov Kolev dan asisten pelatih Syamsuddin Umar, mengemukakan bahwa ke-36 pemain timnas senior ini merupakan "perpaduan" dari nominasi pemain Ivan Venkov Kolev dan pilihan tim monitoring yang dibentuk khusus oleh ketua umum PSSI untuk membantu persiapan teknis timnas senior. Tim monitoring ini terdiri dari Ronny Pattinasarany, Iswadi Idris dan Risdianto.
Dari 36 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pelatnas timnas senior ini, sebagian besar merupakan mantan-mantan pemain yang pernah ditangani oleh Kolev sewaktu dia masih menjadi pelatih kepala timnas senior menjelang putaran-final Piala Asia 2004 lampau. Hanya beberapa pemain saja yang termasuk muka baru, yakni kiper Galih Sudaryono dan Octavianus.
Proses pelatihan untuk timnas senior ini akan dilakukan dalam beberapa fase. Fase pertama, proses pelatihan dilakukan di Samarinda, Kalimantan Timur, antara 1 hingga 25 Mei. Setelah itu, timnas akan menjalani pelatihan di Jakarta, antara 26 Mei hingga 6 Juni. Fase ketiga, latihan dilakukan di Surabaya dan Malang, antara 7 hingga 16 Juni. Setelah itu, proses latihan dipindahkan ke Solo, antara 17-23 Juni 2007
Dari empat fase latihan ini timnas senior akan menjalani serangkaian pertandingan persahabatan dengan tim-tim mancanegara dan lokal. Dari agenda yang dirilis BTN, timnas akan menjalani ujicoba internasional pertamanya dengan menghadapi Hongkong pada 1 Juni, kemudian Singapura pada 3 Juni, dan terakhir Uruguay pada 6 Juni. Tiga laga ujicoba internasional ini digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan. Kecuali laga dengan Hongkong dan Singapura, duel dengan Uruguay masih bersifat tentatif, artinya kemungkinan masih bisa berubah. Pertandingan internasional terakhir timnas akan dilakukan pada 30 Juni, yakni melawan Uni Emirat Arab (UEA) pada 30 Juni di Stadion Maguwohardjo, Sleman.
Terkait dengan ujicoba internasional ini, Demis Djamoeddin mengemukakan bahwa BTN sebenarnya mengundang tim-tim dari negara-negara Timur Tengah, mengingat tim yang akan dihadapi Indonesia di penyisihan grup D putaran-final Piala Asia nanti berasal dari kawasan Teluk, yakni Saudi Arabia dan Bahrain, disamping Korsel.
[ by : Sri_QQ/crews ]


