25 April 2007
Nasib tragis dialami PSS Sleman diawal musim ini. Super Elja terseok-seok karena tidak cocok dengan pola dan skema yang diusung Horacio A Montes. Faktor komunikasi menghambat pelatih-pemain dalam menerjemahkan strategi. Begitu berganti pelatih, PSS menunjukkan tren positif yang selalu naik. Sesudah bermain bagus tetapi kalah di kandang lawan, Kemenangan sensasional 3-1 atas tuan rumah PSIS, dilanjutkan dua kemenangan beruntun dikandang 2 – 1 atas Persija dan 1 – 0 atas Semen Padang di lanjutan Liga Djarum 2007 menjadi jawaban atas kekuatan PSS Sleman. Hasil kerja keras Rudy Keltjes benar-benar fenomenal seperti magic dimata Slemania.
Magic lain yang dibuat Rudy Keltjes adalah berhasil membangkitkan talenta Gaston Castano yang sempat mendapatkan kritik tajam dari Slemania karena cenderung mandul. Namun, bagi Castano, kata-kata terakhir di atas adalah kuncinya. Sorotan dan kritik dari publik mampu dijawab Castano dengan gol indah kegawang PSMS (10/4). Rudy Keltjes ternyata cakap menyimak bakat dan talenta yang dimiliki Castano. Ia tetap percaya bahwa Castano mempunyai skill yang tinggi dan pantas untuk selalu menjadi starter. Castano menjadi predator yang begitu menakutkan bagi kiper-kiper lawan. Pengalaman bertandingnya telah membuat perbedaan, Castano menjadi lebih tenang dalam bermain dan penyelesaian akhir. Castano menjadikan itu sebagai pelajaran yang sangat berharga. Castano sudah berkembang dari segi fisik, mental, kekuatan juga lebih berpengalaman dalam pertandingan Liga Djarum. Selalu mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir lawan PSIS, Persija, Semen Padang menyiratkan kebangkitanya. Castano mulai menuju level permainan yang terbaik.
Di putaran dua nanti, PSS akan merombak skuadnya. Diawali dengan memulangkan Batalla dan akan kembali menambah leguin-leguin asing. Saat ini PSS telah hadir Ricardo Machuca yang akan diplot mengambil alih tugas Batalla. Ricardo Machuca, Tanggo kelahiran Argentina, 14 September 1980 berasal dari klub Aurora Guatamala pernah memperkuat Independiente musim 1998 – 1999 memiliki kepiawaian dalam mengocek bola. PSS juga mendapat pemain tambahan dengan merekrut kipper timnas U – 23. Selanjutnya PSS juga masih akan menunggu pemain asing lainnya yang juga akan diseleksi. Semua pemain yang akan memperkuat PSS harus mendapatkan rekomendasi dari pelatih Rudy Wiiliam Keltjes.
Atmosfer dan gairah Slemania di Maguwoharjo menjadi senjata yang ampuh bagi PSS menghadapi putaran kedua nanti. PSS punya kemampuan untuk tampil full speed, full power, dan full teknik seperti yang di tampilkan Castano, Ferry Setyawan, dan Slamet. Gairah untuk selalu menyerang sudah nampak kala bertemu PSIS, Persija, dan Semen Padang. Kondisi yang benar-benar positif ini harus dipertahankan agar lawan menjadi berpikir ulang saat bertemu pasukan arahan Rudy Willian Keljtes. Suatu perbedaan yang mungkin tidak ditemui sebelumnya. Ya, PSS akan tampil beda di putaran ke dua nanti.
[ by : admin ]


