16 April 2007
PSS Kalah (0 - 1) Hanya Karena Penalti
Lamongan - Terganjal di kandang Persela, PSS sebetulnya secara umum mampu bermain baik dan mengimbangi permainan Laskar Joko Tingkir. Persela Lamongan akhirnya mengungguli PSS Sleman dengan gol tunggal gelandang serang asal Argentina Gustavo Lopez lewat hadiah pinalti. Hadiah pinalti ini terjadi menyusul pelanggaran yang dilakukan kiper PSS Sleman terhadap Maximiliano Gomez dalam duel one on one setelah Gomez lolos dari jebakan off side. Pertandingan babak pertama secara keseluruhan didominasi tuan rumah di bawah curahan rintik hujan. Memasuki babak ke dua, lini belakang Persela tampil buruk. Hanya keberuntungan yang membuat Persela terhindar dari kebobolan. Pemain PSS terlihat kalah matang dalam memanfaatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan..
Tendangan penalti di Surajaya Lamongan, Minggu (15/4/2007) sore WIB, tidak hanya membuat PSS menelan kekalahan ketujuh musim ini di Liga Djarum. Kehilangan tiga angka juga membuat Anderson cs kembali memasuki zona merah. PSS memang kalah, namun Rudy Keltjes masih tetap optimistis menghadapi partai sisa di Liga Djarum. "Kami masih memiliki banyak pertandingan sisa dan kami masih punya ambisi. Tim ini mulai menunjukkan perjuangan dan kualitas,"
Lupakan Kekalahan!!!
LARUT dalam kekalahan hanya akan membuat langkah semakin berat. Melupakan kekecewaan harus segera bisa dilakukan pemain PSS Sleman. Tentu saja salah satu cara dengan lebih fokus menghadapi PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Rabu (18/4). Rasanya gampang-gampang susah bagi para pemain langsung bangkit dari kekalahan menyakitkan Minggu (15/4) kemarin. Melupakan kekalahan memang bukan kendala sulit, namun menghilangkan beban dari tuntutan harus tampil super dari Slemania adalah yang membuat berat.
"Seberat apapun beban tersebut, menghadapi PSIS Semarang peluang PSS Sleman rasanya tetap ada. Memang, kini tak perlu lagi memikirkan kekalahan dari Lamongan. Kini pemain hanya perlu berpikir bangkit melalui kemenangan. Setipis apapun kemenangan itu, akan menjadi jalan mengembalikan kepercayaan diri. Ada satu fokus khusus yang tetap harus dijalani para pemain menjelang partai tandang di Semarang nanti. "Fokus itu jangan merasa kalah sebelum bertanding”
PSIS baru saja ditahan Persib (0 - 0), PSS harus mampu mengambil keuntungan dari absenya tiga pemain pilar PSIS, Fofee Kamara, Zoubairou, dan Modestus Indra Setiawan. Namun, itu bukan jaminan bahwa PSIS akan tampil pincang. Walaupun PSIS belum memperlihatkan penampilan terbaiknya, tetap saja ada satu kebanggaan jika PSS bisa mengalahkan PSIS. Jelas diatas kertas PSIS unggul segi teknik dan kualitas pemain hanya dengan motivasi berlipat untuk dapat meladeni mereka. So… Bangkit PSS!!! Come On Super Elja!!!
[ by : sarie ]


