Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Gilbert dan Yane Puji Slemania!!

02 July 2002

Slemania membuktikan dirinya sebagai salah satu suporter terbaik di Indonesia saat ini. Hal tersebut ditunjukkan dalam acara nonton bareng semifinal World Cup 2002 di Universitas Gadjah Mada beberapa waktu lalu.

Slemania pada acara tersebut diundang khusus oleh pihak panitia untuk melakukan pawai damai bersama dengan pihak RCTI & Supermi Super Cup. Tampak hadir pula Seto Nurdiyantoro, pemain favorit Slemania yang juga khusus diundang panitia untuk memeriahkan acara pawai.

Dalam pawai yang berjalan tertib tersebut Slemania mampu memukau masyarakat Jogja dengan beberapa aksi kreatif seperti menyanyikan lagu-lagu khas suporter yang diiringi dengan gerakan atraktif serta bunyi genderang.Selain itu, spanduk-spanduk yang dibawa oleh para Slemania juga menarik beberapa pengguna jalan serta masyarakat yang menonton pawai tersebut. "Sukses SPMB 2002", contohnya.

Kekaguman terhadap Slemania juga diungkapkan oleh Yane dan Gilbert selaku presenter RCTI. "Slemania keren banget,tertib lagi. Nggak kalah sama suporter-suporter lainnya. Nggak nyesel deh jauh-jauh dateng ke Jogja!!" ujar Yane.

Yane yang lebih menyukai membaca berita-berita tentang sepak bola ketimbang nonton ini mengaku tidak tahu terlalu banyak mengenai sepak bola dalam negeri. namun dirinya berharap Indonesia bisa ikut dalam piala dunia empat tahun mendatang. "Asal kompetisinya bisa berjalan bagus, pasti Indonesia bisa maju. Pemain Indonesia nggak kalah bagus koq sama pemain asia lain. Kalau Korea dan Jepang bisa berbicara banyak kenapa kita nggak bisa!!" tambahnya.

Lain Yane lain pula Gilbert, cowok bertubuh gempal mantan cover boy ini berujar, "Cuman di Jogja yang ada pawai semacam ini. Asyik dan seru banget konvoi bareng salah satu suporter terbaik Indonesia!". Gilbert menambahkan bahwa ia sangat salut kepada Slemania yang selalu setia mendukung PSS. "Fanatismenya gedhe banget tapi nggak anarkis. Moga aja tahun depan PSS bisa jadi juara Liga Indonesia, jadinya nggak sayang punya suporter sebesar Slemania".

Acara nonton bareng yang disiarkan secara langsung oleh RCTI ini terbilang sukses, karena selama dua hari arena boulevard UGM tak pernah sepi. Sebanyak kurang lebih 12.000 penonton memadati area acara nonton bareng dengan memakai berbagai macam atribut tim yang mereka dukung. Para penonton sendiri tampak begitu tertib dan rapi saat menyaksikan jalannya pertandingan termasuk saat Gilbert dan Yane membagikan hadiah dari sponsor.

Selain acara pawai dan nonton bareng, pada hari pertama diadakan pula Lomba Menahan Penalti Seto Nurdiyantoro yang diikuti oleh 10 peserta. Masing-masing peserta diberi kesempatan 3 kali untuk menahan tendangan penalti Seto Nurdiyantoro dan peserta dengan poin tertinggi adalah pemenangnya.

Pemenang pertama berhak mendapatkan hadiah berupa Kartu Perdana IM3, pemenang kedua mendapat kaos dari Dagadu dan Bulaksumur Pos dan pemenang ketiga mendapatkan bingkisan dari kacang Garuda. Semua pemenang juga berhak membawa pulang sebuah bola dan bingkisan dari Supermi Super Cup.

[ by : crew ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar