Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Jaga Konsentrasi dan Konsistensi

30 March 2007

(GINASTHEL MBAH DHIRON)

Semoga “The Slems” PSS Sleman sudah dapat melupakan pengalaman pahit setelah dikalahkan Persib Bandung 1- 2 akibat kerjaan wasit Daryanto yang memberikan pinalti kontroversi. Semoga pula mental pemain skuad Laskar Sembada kembali bergelora setelah Slemania Jogyakarta dan Slemania Jabotabek kembali akan mengawal perjuangan Agus Purwoko dkk meladeni Persikabo Bogor hari Sabtu, (31/3) di Stadion Pemkab Bogor, Cibinong

Terlepas dari hasil pertandingan di Bandung, sebenarnya PSS Sleman telah menunjukkan peningkatan setelah Ruddy Keltjes menerapkan pola 3-5-2. Hadirnya Slamet Nurcahyo tentu akan menambah kekuatan lini tengah, untuk berkolaborasi dengan Agus Purwoko, Francis Mbonjo Etouke dan Iman Rohmawan. PSS Sleman berharap tidak hanya nampu mengimbangi lini tengah Persikabo yang dikenal solid, tetapi Slamet Nurcahyo harus berani bermain cepat untuk melewati Andrian Mardiansyah, Momondiop atau Edu Juanda

Meskipun pola 4-4-2 yang biasa diterapkan Suimin Diharja terkesan bertahan dan kemungkinan akan menjadi 4-3-3 saat menyerang, tetapi kedua sayap Persikabo Imral Usman di kanan dan Mulyani Hadi disisi kiri tetap harus diwaspadai. Kedua gelandang serang Persikabo mempunyai kecepatan dan akselerasi untuk memberikan umpan crossing kepada Mardianyah dan Worgu yang memiliki keunggulan bola-bola atas. Untuk itu lini pertahanan PSS Sleman tidak wajib menempatkan Oyebode George dan Anderson da Silva pada posisi sejajar, tetapi Ruddy Williem Keltjes sebaiknya menempatkan Oyebode George sebagai Stopper untuk mengantisipasi second striker Persikabo

Pertahanan Persikabo yang digalang Novianto, Hengky, Christiano dan Nico Santoso terkenal sangat rapat dan disiplin dalam menerapkan marking man to man. Untuk itu sangat tepat jika Ruddy Williem Keltjes menempatkan Rahel Tuasalamony dan Fajar listiantoro sebagai second striker, selain mobilitas yang tinggi keduanya mempunyai tendangan dari luar kotak pinalti yang akurat, sehingga peluang untuk membobol gawang Persikabo yang dijaga M-Halim lewat lini kedua sangat terbuka.

Kalaupun Christian G Castano dan Busari ditempatkan sebagai target gol, sebaiknya tidak perlu berlama-lama memainkan bola, imaginasi striker PSS Sleman dalam melakukan tendangan langsung ke gawang sangat dibutuhkan mengingat solidnya pertahanan Persikabo. Ingat, pemain belakang Persikabo selain disiplin menjaga lawan juga mempunyai karakter bermain keras !!

Kalau Ruddy Williem Keltjes berkehendak untuk melakukan counter attach, sebaiknya menunggu saat Mulyani Hadi meninggalkan daerahnya. Agresivitas Mulyani Hadi dan Imral Usman memang rajin dalam membantu serangan lewat sayap, tetapi kelengahan mereka juga dapat menjadi boomerang bagi Persikabo, karena kecepatan Fajar Listianto atau Rahel Tuasalamony mampu memanfaatkan kekosongan daerah tersebut

Terlepas dari skema permainan yang akan diterapkan Ruddy Williem Keltjes, ada satu factor yang mesti diperhatikan jika bermain di Stadion Pemkab Bogor, Cibinong. Faktor yang harus diantisipasi adalah jika terjadi hujan, meskipun Bogor hujan tidak pernah lebat tetapi kondisi lapangan menjadi cepat gelap dan PSS Sleman sebaiknya telah menantisipadi bermain dengan penerangan lampu

Peluang “The Slems” PSS Sleman untuk mencuri point sangat terbuka, kalau Slamet Nurcahyo mampu menjaga konsistensi dan konsentrasi sepanjang pertandingan. Apalagi pertandingan PSS Sleman melawan Persikabo Bogor nantinya akan didukung tour pertama Slemania Jabotabek dan tour Slemania Jogyakarta, tentunya akan memberikan arti tersendiri bagi skuat Laskar Sembada untuk meraih point, ………..( semoga berhasil. !!! )

[ by : Sri_QQ ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar