23 March 2007
Badan Liga Indonesia (BLI) menantang agar tim peserta Liga Indonesia (Ligina) 2007 yang keberatan dengan kepemimpinan wasit, bersikap jantan dalam menyelesaikan masalah.
Direktur Eksekutif BLI Andi Darussalam Tabusala mengatakan, tim jangan memperkeruh masalah. Sebab, menurutnya, tak ada kecurangan yang diperbuat wasit selama ini. Jika ada kecurangan yang dilakukan wasit, pria asal Makassar ini mengimbau agar tim segera datang ke kantor BLI dengan membawa bukti dan berdiskusi bersama untuk memecahkan masalah.
Selama ini,menurutnya, otoritas yang mengatur kompetisi ini telah menjaga sikap netral dan menjunjung sikap fair play yang ditanamkan kepada seluruh wasit Indonesia. ”Kami telah melakukan pembinaan kepada mereka.Jadi,tak mungkin mereka berbuat itu,” kata Andi,kemarin. Namun, pria bertubuh subur ini mengaku, ada beberapa wasit yang dinonaktifkan dengan beberapa alasan.
Salah satunya faktor stamina yang menjadi dasar dari seorang wasit. Meski demikian, pria yang juga menjabat sebagai manajer timnas senior Indonesia ini enggan memberi komentar siapa wasit yang dilengserkan tersebut. ”Tidak etis lah.Tapi, kami memang ingin memberikan wasit yang terbaik agar pertandingan sepak bola berjalan baik,”ungkapnya.
Sementara Manajer Kompetisi Joko Driyono mengatakan belum berani memberikan komentar terkait kekecewaan tim peserta akibat kepemimpinan wasit. Sebab, menurutnya, BLI belum mendapat laporan tim mana yang keberatan. Tapi, pihaknya akan tetap menindaklanjuti masalah ini, terutama dengan menyebar volunteer ke seluruh stadion.Tujuannya tak lebih untuk mengetahui kondisi yang terjadi sebenarnya, terutama dengan kepemimpinan wasit.
[ by : sumber:zonabola.com/boy ]


