15 March 2007
Dua gol Christian Gonzales memaksa Pelatih PSS Horacio A Montes angkat koper. Anak asuh pelatih asal Argentina itu dikalahkan Persik Kediri 0-2 (0-1) di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, kemarin.Kedua gol tim tamu diborong Cristian Gonzales, yang tercipta pada menit 41 dan 49.
Melawan Persik, Horacio terkesan kebingungan menyusun formasi tim. Absennya George Oye memaksa dia menerapkan strategi baru dengan menempatkan Francis Mbounjo Etouge sebagai palang pintu untuk menemani Urip Istiaji dan Anderson da Silva dalam pola 3-5-2.
Agus ''Grandong'' Purwoko, Andri Yoga, Choirul Anam, Tomy Haryanto, dan Imam Rokhmawan bertarung melawan lini tengah Macan Putih yang digalang Danilo Fernando. Namun lini tengah tuan rumah masih kalah kelas dari tim tamu.
Tuntutan untuk memenangi pertandingan menjadikan permainan PSS tidak lepas. Kerja sama tidak berjalan baik. Akibatnya, pasokan bola ke lini depan yang diisi Ferri Setiawan dan Gaston Castano tidak banyak. Kelelahan fisik dan mental yang dialami para pemain Persik tidak bisa dimanfaatkan anak-anak Sleman.
Pertengahan babak pertama, ''Macan Putih'' mengejutkan ribuan Slemania. Tetapi, tendangan Budi Sudarsono pada menit ke-26 mampu ditepis kiper Andi Iswantoro. Bola rebound yang disambut tendangan first time Danilo pun masih berhasil dipatahkan.
Empat menit menjelang jeda, gawang Andi akhirnya bobol. Gol itu dilesakkan Cristian Gonzales dari titik putih. Tendangan penalti diberikan Wasit M Agus, setelah Anderson melanggar Budi Sudarsono di kotak terlarang.
Pada babak kedua, Horacio pemain pemain berkarakter menyerang. Busari dan Roni Irawan masuk menggantikan Andri Yoga dan Haryanto Prasetyo.
Masuknya dua pemain itu tetap tidak bisa mengangkat permainan PSS. Sebaliknya gawang mereka kembali kebobolan saat laga memasuki menit ke-48, lewat sundulan Gonzales.
PSS sempat mendapatkan peluang melalui titik putih setelah Zaenuri handsball di kotak penalti. Namun tembakan Castano masih dapat ditepis oleh Kurnia Sandi.
[ by : admin ]


