Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

PSS Ditahan Imbang oleh Persema

12 March 2007

Hasil tak memuaskan kembali diperoleh PSS Sleman. Menjamu Persema Malang di Stadion Maguwoharjo, Minggu (11/3/2007), PSS hanya memetik hasil imbang tanpa gol. Pelatih Horacio A Montes pun dituntut mundur.Tuntutan tersebut datang dari barisan Slemania.

Lagu-lagu yang seharusnya memberikan semangat kepada Fajar Listyantoro cs malah menyuarakan ketidakpuasaan performa tim kesayangan mereka.Tuntutan mundur untuk Horacio pun juga sempat disuarakan. Cukup beralasan karena PSS saat ini terdampar di papan bawah klasemen Wilayah Barat. Dari tujuh kali laga, hanya satu kemenangan dan tiga kali seri yang berhasil dibukukan tim berjuluk 'Laskar Sembada' itu.

Sementara Persema sedikit diuntungkan dengan hasil tersebut. Tambahan satu angka membuat Persema sejajar dengan Persib Bandung dalam perolehan angka, yaitu 13 poin.

Meski memetik hasil seri, PSS bukannya tanpa peluang. Beberapa kali usaha Anderson da Silva cs mengancam gawang Persema yang dikawal Endra Prasetya. Namun peluang tersebut berakhir tanpa hasil, termasuk tendangan Choirul Anam di pertengahan babak kedua yang hanya menyentuh mistar.Di lain pihak, Persema juga beberapa kali memberikan ancaman. Mengandalkan serangan balik, Franco Hita juga sempat membuat pertahanan PSS kelabakan. Beruntung bagi PSS karena eksekusi barisan depan Persema tidak juga membuahkan hasil. Skor 0-0 pun bertahan hingga usai pertandingan.

Manager PSS Hendricus Mulyono atau yang lebih akrab dengan panggilan Mbah Mul mengatakan "Permainan baik, tapi kalau tidak bisa mencetak gol dan menang juga percuma. Kita akan memberikan kesempatan kepada pelatih sampai dengan pertandingan hari Rabu, kalau memang hasilnya belum positif, pengurus dan managemen akan segera menggelar rapat untuk mengevaluasi kinerja tim termasuk pelatih".

Kekecewaan juga diungkapkan oleh R Supriyoko selaku Ketua Umum Slemania. "Kami sudah memberikan ultimatum kepada tim pelatih terutama Horacio agar jangan nepotisme dalam memainkan peamain. Bisa dilihat sendiri bagaimana permainan Castano dan Batalla. Pelatih tidak jeli memilih pemain. Kenapa tidak memasukkan Ferry Setyawan untuk menggantikan Roni, tapi malah memilih Batalla" ungkapnya. Disinggung mengenai kericuhan yang dilakukan oleh Slemania, R Supriyoko menjelaskan bahwa itu terjadi karena mereka kecewa dengan penampilan tim kebanggaannya.

[ by : boy/admin ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar

doel gombees di SLEMAN | 12 Mar 2007 07:58:28
Tak banyak komentar.............! penampilan PSS sangat mengecewakan................! hasil imbang = kalah .......... ! segera evaluasi total..........!
ariel di sleman | 12 Mar 2007 08:08:02
suporter yang dikenal dengan sportivitas kok mulai berulah?
ehod di ilverdebestia | 12 Mar 2007 08:14:50
Tim boleh remuk, TAPI SLEMANIA TETAP UTUH, ra KISRUH cah!!
KRISNO di Jakarta | 12 Mar 2007 08:31:48
Janganlah tanggung jawab kekalahan dibebankan ke pelatih saja, tapi coba tengok kebelakang lagi, bagaimana manajemen merekrut pemain-pemain andal. Menurut saya dengan materi pemain seperti saat ini pelatih sekelas morinho pun gak bakal mampu mengangkat performa tim. Hal itu jelas jelas kesalahan pertama adalah kalah start saat perekrutan pemain. Oke pelatih punya beban tanggung jawab yang besar, tapi demikian dengan manajemen (dalam hal ini manager) paling vital. Jadi kalo mau berubah musti berani merubah managementnya.
gowonk di Depok | 12 Mar 2007 08:33:53
SLEMANIA supporter terbaik seINDONESIA ojo gawe kisruh neng lapangan DAB!!! Protes neng manajemen PSS langsung,ojo ngisin-ngisini!!! Yen Ferry S ora dipasang pancen aneh!!!
komarud di sleman tengah | 12 Mar 2007 08:34:17
Tidak ada kata lain kecuali Pecaaaaaaaaaaaaaat Horacio dan Pemaine Asing seko Argentina maine mung koyo bebek lagi memeti Ingat mbah Mul yang digunakan untuk membiayai PSS itu uang rakyat Sleman jadi jangan kecewakan masyarakat Sleman .Untuk apa punya stadion Bagus tapi maine RAKALAP mun koyo bal-balan Ndeso buat slemania semoga tetap kompak selalu ya
Saya di kecewakan mbah Mul | 12 Mar 2007 08:55:43
Kepada bpk Hendrikus Mulyono, anda juga harus ikut b'tnggung jawab krn anda yang memboyong 'gerombolan' Argentina itu. Kalau kita mau ganti Horacio sekalian dengan Batalla dan Castano maka mbah Mul dan tim manajemennya juga harus kesatria untuk mundur dan pak Ibnu mohon cari manager tim yang tahu sepakbola, bukan hanya tahu cari duit dan makan duit. HIDUP PSS!!!
sonjaer di slenteng | 12 Mar 2007 08:59:11
M.E.N.Y.E.D.I.H.K.A.N....wiss
Mblukuthuk di ngayogjokarto | 12 Mar 2007 09:08:42
Jan ngisin-isini tenan wingi dab...Slemania mulai ra terkontrol....slogane sesuk dipasang sing gedhe neng lapangan men do weruh nek slemania anti anarkhi.... NB: sing di evaluasi ra mung PSSe calo2 tiket yo do diilangke jero isih kosong kok tiket neng loket iso entek ki piye...
sleman kok ngene di sleman aja deh | 12 Mar 2007 09:25:10
ho'o