10 March 2007
Pelatih PSS Sleman, Horacio A Montes mendapat sorotan dalam evaluasi manajemen PSS yang dipimpin General Manager R Djoko Handoyo SH dan dihadiri Ketua Umum PSS Drs Ibnu Subiyanto Akt yang juga Bupati Sleman di Sleman, Jumat (9/3) kemarin.
Kesimpulan dari evaluasi itu, Manajemen PSS merasa prihatin dengan kondisi "The Slems" saat ini, untuk itu diperlukan segera langkah-langkah strategis agar dapat meningkatkan permainan dan target tetap terwujud.
Slemania mengharapkan pelatih PSS Sleman Horacio A Montes tidak terlalu nepotisme dan harus memasang pemain-pemain yang betul-betul siap. Pasalnya, penonton sudah bisa melihat kemampuan pemain-pemain asing yang ada di PSS. Jika pemasangan pemain masih saja pilih-pilih dengan mengabaikan kualitas, maka bisa menimbulkan antipati suporter terhadap pelatih PSS.
Khusus soal Horacio, kondisi pelatih asal Argentina tersebut ibarat mendapat ‘kartu kuning’. Dua pertandingan di kandang, Minggu (11/3) lawan Persema Malang dan Rabu (14/3) lawan Persik Kediri menjadi harga mati bagi skuad PSS Sleman untuk meraih poin mutlak. Artinya, jika gagal meraih kemanangan kandang tidak tertutup kemungkinan Horacio A Montes di "espulso" oleh managemen PSS.
Sedang untuk pemain, sampai putaran pertama selesai harus memaksimalkan materi yang ada sekarang, karena untuk menambah pemain baru dapat dilakukan setelah putaran pertama selesai. Tapi manajemen mulai sekarang juga harus sudah mengetahui pemain sektor mana yang dibutuhkan dan mencari yang betul-betul bisa mengangkat tim PSS.
[ by : Sri_QQ/crews ]


