Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Tidak Ada Penggantian Pemain, Optimalkan Yang Ada

26 February 2007

Setelah menjalani 4 pertandingan di awal Liga Djarum 2007, PSS Sleman saat ini telah mengantongi point 5 dari hasil 1 kali menang, 2 kali seri, dan sekali kalah, serta mengemas 4 gol dan kemasukan 5 gol. PSS kini bertengger di posisi 12, klasemen sementara wilayah barat. Dengan hasil ini banyak pihak meminta kepada pengurus maupun manajemen PSS untuk segera mengevaluasi kinerja tim, bahkan kalau memang perlu, segera tambah stok pemain PSS dengan pemain yang sudah terbukti kualitasnya, sehingga target menembus Super Liga dapat tercapai.
Ketua Umum PSS Drs Ibnu Subiyanto Akt menyatakan bahwa masyarakat hendaknya jangan terburu-buru dalam menilai tim ini (PSS,red). “Tim ini dibentuk untuk jangka panjang. Untuk sementara ini PSS akan mengoptimalkan materi yang sudah ada saat ini, paling tidak hingga putaran I selesai. Lebih baik, untuk saat ini kita jangan membahas masalah penambahan ataupun pergantian pemain terlebih dahulu. Ini justru dapat mengganggu performa tim, karena saat ini grafik permainan PSS sedang naik. Biarkan tim ini fokus dan berkonsentrasi dengan materi yang ada”, imbuhnya.
Ibnu yang juga menjabat sebagai Bupati Sleman mengharapkan kepada tim pelatih agar betul-betul menyiapkan tim ini dengan sebaik mungkin untuk menghadapi partai-partai selanjutnya. Sementara itu jelang lawatannya ke Jakarta Utara dan Palembang, seluruh pemain dalam kondisi siap tanding. Juan Dario Batalla yang pada empat pertandingan sebelumnya absen karena cedera sudah siap untuk diturunkan. Begitu juga dengan Ferry Setyawan, Slamet Nurcahyo, dan Anderson yang sempat absen saat PSS menjamu Persita. Hanya persiapan tim agak sedikit terganggu dengan harus absennya Choirul Anam saat melawan Persitara Jakarta Utara akibat menjalani hukuman akumulasi kartu.
Memang, grafik permainan squad Elang Jawa sedang naik. Ini dapat dilihat dari permainan tim yang mulai padu dan kepercayaan diri pemain sedang bagus-bagusnya. Kiper Dwi Adi yang pada pertandingan uji coba selalu mendapat kritikan kini sudah ada peningkatan. Hanya saja pembenahan harus tetap dilakukan, untuk barisan pertahanan yang masih sering diterobos lawan dengan mudah, konsentrasi dalam menjaga setiap lini pertahanan harus lebih ditingkatkan. Kuartet Dedi Sutrisno, Anderson, George, dan Andri Yoga harus rajin berkomunikasi.
Untuk lini tengah, duet Slamet Nurcahyo dengan Imam Rochmawan hendaknya mampu berkomunikasi dengan baik. Umpan-umpan harus lebih akurat. Pergerakan dari sayap juga lebih dioptimalkan lagi. Di lini ini, sebetulnya PSS memiliki stok pemain yang cukup baik, karena masih ada nama-nmama seperti Tommy Haryanto, Agus purwoko “Grandong”, Fajar Listyantara, Rahel Tuasalamony, dan juga Mbounjo Etoke yang dalam pertandingan menghadapi Persita bermain cukup taktis. Konsentrasi harus lebih ditingkatkan agar tidak mudah kehilangan bola. Di lini depan yang menjadi tumpuan bagi daya dobrak PSS masih kurang berani dalam berduel one to one. Finishing touch menjadi catatan tersendiri bagi pelatih Horacio A Montes. Performa Batalla, Castano, Roni, Ferry, Busari harus lebih ditingkatkan terutama dalam menyelesaikan setiap peluang untuk dijadikan gol. Untuk Batalla, Mbah Mul menegaskan bahwa saat ini dia ( Batalla, red ) sudah benar-benar sembuh dan siap tampil.
Sementara itu, rencana Slemania untuk memberikan dukungan langsung kepada PSS saat menghadapi Persitara Jakarta Utara di Stadion Kamal Muara, Minggu (4/30 mendatang harus tertunda alias batal. Hal ini diakibatkan, hukuman yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin PSSI kepada Panitia Pelaksana pertandingan Persitara, terkait kerusuhan supporter Jakmania dengan NorthJak dan rusaknya beberapa pagar pembatas stadion, saat tim berjuluk Si Pitung tersebut terlibat partai derby dengan saudaranya Macan Kemayoran Persija Jakarta Pusat. Hal ini tentunya merupakan keuntungan bagi PSS Sleman. Dan sebisa mungkin kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk dapat mencuri point, syukur-syukur bisa memenangi pertandingan.

Ayo tunjukkan aksimu!... Kobarkan semangatmu! … Untuk Raih Kemenangan.

[ by : boy/admin ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar

frans di jak's | 19 Apr 2007 13:23:02
iiihhhh........ green street hooligans??,, dah ah orang kampung pake niru2 istilah suporter inggris,, pulang ajah.. sekolah nyang bener... ok broo... dont angry.. mpe jmpa di jakarta, tanks
guntur setyawan di yogyakarta | 27 Feb 2007 01:25:09
posisi kiper masih sangat menghawatirkan,kenapa yidak memasang andi iswantoro yg jelas2 kualitasnya lebih baik dari pada dwi adi yg terlihat sangat gemuk.
penggemar di yogya | 27 Feb 2007 07:39:25
mbok maksimalkan pemain lokal yg mampu bermain dengan baik, fajar pemain yg cukup menguntungkan bagi team karena mempunyai kelebihan dlm melempar bola yg ini menguntungkan bagi team. juga tendangan yg keras. coba deh pasang di awal/starter.
penggemar di yogya | 27 Feb 2007 07:39:58
mbok maksimalkan pemain lokal yg mampu bermain dengan baik, fajar pemain yg cukup menguntungkan bagi team karena mempunyai kelebihan dlm melempar bola yg ini menguntungkan bagi team. juga tendangan yg keras. coba deh pasang di awal/starter.
paijo di sleman | 27 Feb 2007 12:06:33
castano kok jelek banget penampilannya. katanya kayak de porras tp nyatanya sama fery setiyawan aja kalah banget penempilannya
manuk di Kurungan | 27 Feb 2007 13:29:17
Buat kiper PSS....klo bisa mbok agak agrressive sedikit....Tapi jgn terlalu over kayak Bayu Cahyo.....yg penting jangan cuman nunggu bola....kasihan bek-nya....bisa2 malah terjadi miskomunikasi di lini belakang...
Brojodento di Yogya peduli PSS | 27 Feb 2007 14:59:39
Bagus itu Pak Ibnu beri terus motivasi bagi pemain/pelatih PSS jangan sampai kendor nanti ndak mempersulit pertanggungjawan PSS kedepan, maksimalkan yg ada, kalau perlu evaluasi lagi Castano, Batalla Narada sapaya lebih berani dan ngeyel dalam mencari/memegang bola
bocah edan di GreenStreetHooligan | 28 Feb 2007 20:02:26
pada dasarnya saya setuju dengan pemikiran Pak Ibnu,untuk memaksimalkan pemain yang sudah ada terlebih dahulu..namun saya melihat sektor belakang PSS masih harus banyak dibenahi..kuartet Dedi-Andersson/Urip Istiaji-George-Andri Yoga masih sering terlihat kurang padu dan masih sering melakukan blunder..tetapi ada peningkatan kinerja yang cukup baik saat laga terakir lawan Persita..yang saya khawatirkan keberadaan pemain pelapis untuk sektor ini..yang menurut saya cukup rawan apabila ada pemain yang cedera/tyerkena akumulasi kartu??apalagi padatnya jadwal pertandingan pd LI musim ini..mungkin ini hanya sekedar masukan aja..dan tentunya untuk kemajuan dan kejayaan SUPER ELJA kita!!!sukses buat PSS...!!!! FIGHT4GLORY...... -slemania kurva selatan-GREEN STREET HOOLIGAN-biar edan tapi tetep SOPAN..key!!!kembali ke laptop...