16 February 2007
Keinginan sang arsitek PSS Sleman, Horacio A Montes untuk mengukur formance anak asuhnya belum kesampaian. Pasalnya, pada laga tour ke Sumatera kali ini skuad “The Slems” PSS Sleman belum diperkuat tiga legion asing Juan Dario Batalla, Christian Gaston Castano dan Mbounjo Etougo karena masalah ITC yang belum kelar di Badan Liga Indonesia
Keberhasilan PSS Sleman menahan seri 1-1 Persiraja Banda Aceh telah memberikan arti tersendiri bagi pasukan Sir Horacio, setidaknya telah mengangkat mental dan kepercayaa Anderson da Silva dkk.
Namun, jangan ada euphoria !! Artinya point pertama yang didapat dari lawatan tandang bukan akhir dari sebuah perjuangan, sebaliknya keberhasilan itu merupakan start masuk jalur kemenangan bagi PSS Sleman.
Menghadapi Pelita Jaya Purwakarta pada match days ke-3 yang akan digelar, Minggu (181/2) di Stadion Maguwoharjo Jogyakarta sebaiknya euphoria harus sudah dapat dilupakan. Masalahnya, meskipun PSS Sleman akan bermain dikandang sendiri, public Sleman belum menaruh harapan yang maksimal jika melihat uji coba yang dilakoni di St-Tridadi beberapa waktu lalu, ……… Yah, Semoga saja bermain di St-Magowoharjo membawa berkah bagi PSS Sleman
Pelita Jaya yang bawah asuhan Fandy Achmad ini bukanlah tim yang istimewa, tanpa pemain bintang. Tetapi kepiawaian pelatih asal Singapura itu perlu diantipasi, menerapkan pemainan efisien dengan pola 4-4-2 yang diterapkan Pelita Jaya sedikit banyak dapat membuat repot Ferry Setiawan dan Juan Dario Batalla atau Roni Irawan dalam usahanya menembus pertahanan Pelita Jaya yang digalang Hermawan dan Keita
Fandy Achmad juga pandai dalam penjagaan gelandang serang PSS Sleman dengan menerapkan zona marking, dan melihat materi lini tengah Pelita Jaya yang ditempati Imran Hadi, Yusmadi dan Jalal, diatas kertas lini tengah PSS Sleman dapat berinprovisasi dan bervariasai dalam memainkan pola permainan. Meskipun Imam Rahmawan, Slamet Nurcahyo dan Fajar Listiyantoro yang dibantu Anderson da Silva akan mampu menguasai center line, tetapi defender PSS Sleman harus waspada counter attach lewat long passing yang langsung mengarah striker Pelita Jaya yang ditempati Diawara dan Lamin Conteh. Cacatan bagi lini pertahanan PSS Sleman, George Oyebode, Dedi Sutrisno dan Anderson da Silva harus mewaspadai Lamin Conteh, selain punya kecepatan dan tendangan keras yang akurat juga licin jika berada di dalam kotak pinalti
Meskipun diperkirakan PSS Sleman akan menguasai sepanjang pertandingan, tetapi Sir Horacio harus memperhitungkan factor non teknis yang kemungkinan akan mengganggu pertandingan. Hajan…..!, barangkali itulah factor yang harus diwaspadai. Karena Jogyakarta sedang musin hujan dan kalau boleh dipercaya, pertandingan PSS Sleman melawan Pelita Jaya bertepatan dengan hari Implek, maka kemungkinan turunnya hujan bisa saja terjadi. Maklum, hujan menjadi berkah bagi umat yang merayakan Imlek
Memang dalam menerapkan strategi bertanding, tidak sepenuhnya ditentukan oleh kualitas pemain, factor non teknik juga sangat mempengaruhi pertandingan. Dan kita berharap semoga PSS Sleman mendapat berkah dari hari Imlek dan kembalinya skuad “The Slems” PSS Sleman menempati Stadion Maguwoharjo sebagai home base barunya,………..semoga
[ by : Sri_QQ ]


