Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

BLI Buru-Buru Gulirkan Liga Divisi Utama, Kontestan Ada yang Belum Siap Infrastruknya, ........tanya kemana??

23 January 2007


Badan Liga Indonesia memajukan penyelenggaraan kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2007 dari semula digelar mulai 6 Februari, menjadi 3 Februari. Putaran pertama kompetisi akan berakhir pada 29 April, dan setelah itu break untuk persiapan timnas senior menuju putaran-final Piala Asia yang digelar 7-29 Juli. Kompetisi akan dilanjutkan sejak 4 Agustus, dari rangkaian pertandingan putaran II yang direncanakan berakhir 2 Desember

Mengenai tempat pemanggungan babak delapan besar, menurut keterangan Andi Darussalam Tabusalla, baru akan ditentukan pada acara workshop BLI dengan para panitia pelaksana (panpel) tim-tim peserta Liga Djarum 2007 tersebut. Workshop tersebut akan dilaksanakan 26-27 Januari ini di Jakarta.

"Untuk babak semifinal dan final sudah pasti akan dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan," ujar Salam, sapaan akrab Direktur BLI yang juga manajer timnas senior Indonesia itu.

Mengenai dimajukannya tanggal pelaksanaan dimulainya Liga Djarum 2007 tersebut, Salam mengatakan bahwa hal itu tidak terlepas dari kegagalan timnas senior Indonesia lolos ke babak semifinal dan final AFF Championship.

Liga Djarum 2007 diikuti 36 tim yang dibagi atas dua wilayah dengan masing-masing 18 tim peserta. Pergelaran Liga Djarum 2007 sekaligus menjadi acuan untuk penentuan 18 tim yang berhak berkompetisi di Liga Super 2008.

Dalam pertemuan dengan perwakilan 36 tim peserta Liga Djarum 2007 di Klub Rasuna, Kuningan, BLI sudah membagikan jadwal pertandingan kepada masing-masing manajer tim. Namun, menurut Salam, jadwal pertandingan tersebut masih bersifat tentatif.

Dengan peserta 36 tim, dua putaran kompetisi dari Liga Djarum 2007 total akan menggelar 306 pertandingan, tidak termasuk babak delapan besar, kemudan semifinal dan final.

Dari jadwal yang dibagikan BLI kepada masing-tim tim pesrta kemarin, pada hari pertama kompetisi (3 Februari) akan digelar 16 pertandingan, yakni delapan partai di Wilayah I (Barat) dan delapan partai di Wilayah II (Timur).

Fokus dari rangkaian laga perdana kompetisi kompetisi Liga Djarum 2007 ini dipusatkan di Stadion Brawijaya, saat juara bertahan Persik Kediri menjamu Sriwijaya FC.


Subsidi Rp 300 juta

Dari acara managers-meeting kemarin BLI secara resmi mengumumkan besarnya subsidi untuk peserta Liga Djarum 2007, yakni Rp 300 juta untuk setiap tim. Jumlah subsidi ini separohnya dari subsidi pada Liga Djarum 2006, yakni Rp 600 juta. Seperti musim kompetisi sebelumnya, subsidi untuk Liga Djarum 2007 akan diberikan dalam empat termin.

"Kami berharap subsidi dari BLI ini bisa diberikan tepat waktu, tidak molor-molor atau bahkan mesti tertunda-tunda lama seperti kompetisi-kompetisi yang lalu," komentar Hendricus Mulyono, manajer tim PSS Sleman.

Andi Darusalam kemudian menuturkan tentang kewajiban dari beberapa klub untuk melakukan penyempurnaan dari homeground-nya menjelang musim Liga Djarum 2007 ini. Diantaranya adalah, diwajibkannya PSSB Bireun untuk melakukan pertandingan kandangnya di Lhokseumawe selama putaran pertama.

BLI juga mewajikan empat tim peserta Liga Djarum 2007 untuk melengkapi fasilitas lapangannya, yakni PSP Padang (Stadion H.Agus Salim), Persijap Jepara (Stadion Kamal Junaidi), Persikabo Bogor (Stadion Persikabo, Cibinong), dan Persiwa Wamena (Stadion Pendidikan)


[ by : sri_qq ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar

xxxx di Yk | 12 Feb 2007 07:51:16
cari lagi pemain asing yang lebih berkualitas, jangan buang uang utk membeli pemain yang kualitasnya sama dengan pemain lokal yang ada.semoga sukses di liga djarum tahun ini.maju PSS bantai semua lawan2mu.forza Slemania.
astar di sleman | 23 Jan 2007 22:24:05
PSS sudah mempuyai stadion yang baru yang bertaraf internasional.jadi untuk sarana dan prasarana tidak masalah..mudah-mudahan PSS bisa berprestasi tahun depan.