23 January 2007
Skuad PSS Sleman dinilai masih timpang, utamanya di barisan depan. Setidaknya setelah melihat dua kali uji coba melawan Persis Solo dan Persebaya Surabaya tim besutan Horacio A Montes ini tak kunjung memiliki striker jempolan. Dua legion asing asal Argentina Batalla dan Castano, belum bisa dijadikan jaminan akan ketajaman lini depan PSS Sleman dalam kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia XIII tahun 2007 yang tinggal menunggu hitungan hari, justru pemain local Roni Irawan dan Busari yang mampu membobol gawang lawan selain gol yang dihasilkan dari sang kapten Anderson da Silva saat PSS Sleman melakoni ujicoba didepan publiknya Slemania
Hal yang ironis tentu saja. Apalagi, perhelatan Ligina XIII semakin mepet seiring kebijakkan Badan Liga Sepak Bola Indonesia yang memajukkan jadwalnya. Jadwal Pertandingan yang semula akan gelar 6 Februari 2007 dimajukan menjadi 3 Februari 2007. Gawatnya lagi, Super Elja juga harus melakoni pertandingan perdananya dengan laga tandang Sabtu, (3/2) lawan PSDS
Deliserdang dilanjutkan Selasa(6/2)lawan Persiraja Banda Aceh
Meski begitu, ternyata Pelatih PSS Sleman tak merisaukan ketatnya jadwal pertandingan kompetisi musim ini meski materi belum komplit.
"Saya rasa uji coba melawan Persis Solo dan Persebaya Surabaya di Stadion Tridadi, Sleman sangat bermanfaatkan sekali bagi kami," tutur arsitek PSS Sleman Horacio A Montes tadi malam.
Dalam pertandingan persahabatan itu Anderson da Silva dkk memang menang 1-0 atas Persebaya dan imbang 2-2 saat menghadapi Persis Solo. Tapi, bagi Anderson da Silva yang akan menyandang dan kapten PSS Sleman sudah cukup memberikan bekal yang sangat berarti sebelum terjun ke arena kompetisi.
Bukan saja tentang makna pertandingan, mental bertanding skuad PSS Sleman juga mulai dirasakan. Apalagi Slemania tidak menggunakan corp musik. Pemain bisa merasakan atmosfer tekanan supporter
Lantas, langkah apa yang akan segera ditempuh tim kebanggaan publik Kota Sleman itu pasca dilansirnya jadwal kompetisi?
Akankah mereka bakal tetap melakukan perburuan pemain, terutama playmaker sembari fokus mematangkan Batalla dan Castano di lini depan, atau ada langkah lain?
Jadwal kompetisi Liga Indonesia (Ligina) XIII yang sudah diputuskan PSSI dalam managers meeting di Jakarta kemarin.Dalam jadwal tersebut, PSS Sleman akan melakoni delapan kali pertandingan pada Februari. Artinya, dalam setiap minggu, PSS Sleman akan melakoni dua kali pertandingan. Tanpa masa recovery yang cukup antara partai yang satu dengan yang lain tentu memberatkan tim pujaan Slemania.
Pelatih PSS Sleman Horacio A Montes mengatakan, jadwal yang disusun PSSI untuk PSS Sleman tersebut cukup berat, selain tidak ada masa recovery pemain juga rentan cedera
Selain itu, jadwal yang sangat ketat pada Februari tentu akan sangat mempengaruhi performa PSS Sleman.
Karena itu, agar tidak drop menghadapi padatnya jadwal kompetisi, tim pelatih akan melakukan pembicaraan untuk mengatur strategi. Misalnya, memprioritaskan partai-partai tertentu atau melakukan rotasi pemain.
"Bila kami tidak melakukan strategi tersebut, akan sangat berbahaya bagi tim," kata Horacio A Montes
Karena tidak mungkin satu pilar dimainkan dalam semua partai tersebut secara maksimal dan bila dipaksakan, sangat merugikan pemain dan tim itu sendiri.
Maka dari itu, jadwal kompetisi yang cukup ketat tersebut harus diantisipasi plus dan minusnya dalam waktu dekat oleh Hocario A Montes. …………., Bukan begitu bung Horacio?
[ by : Sri_QQ ]


