10 May 2002
PSS Sleman akhirnya berhasil mempertahankan posisinya di Liga Divisi Utama PSSI setelah berhasil mengalahkan tamunya, Gelora Putra Delta (GPD) Sidoarjo dengan skor 3-1 dalam pertandingan terakhir Grup A di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Kamis (9/5) kemarin malam. Dengan kemenangan ini, PSS naik satu tingkat ke posisi 7 klasemen akhir dengan nilai 30.
Dalam pertandingan yang 'tidak biasanya' digelar malam hari ini, tampak pemain-pemain PSS berusaha menampilkan permainan terbaiknya meski beban berat "harus menang" terpancang di pundak mereka. Sejak menit awal para pemain PSS menggebrak pertahanan GPD dengan melancarkan serangan-serangan dari kaki ke kaki khas PSS. Terbukti saat pertandingan baru berjalan lima menit, PSS berhasil menjebol gawang GPD melalui eksekusi tendangan penalti M Eksan, menyusul dijatuhkannya Slamet Riyadi oleh Subakhtiar di kotak penalti.
Unggul 1-0 tidak membuat semangat anak-anak "Laskar Sembada" kendor, Fajar Listiyantoro yang lolos di sektor kiri pertahanan GPD berhasil memperbesar kemenangan tuan rumah melalui tembakan kaki kirinya pada menit 35. Namun selang satu menit kemudian, pemain asal Kamerun Michael Baboaken berhasil memperkecil kekalahan GPD lewat tembakannya ke arah sudut kanan atas gawang PSS yang dijaga oleh Didik TY.
Memasuki Babak kedua, GPD lebih banyak melakukan tekanan dengan menerapkan permainan tempo tinggi. Namun ketatnya pertahanan PSS yang digalang Fabiano, Zainuri dan Kahudi berhasil meredam serangan-serangan yang dilancarkan pemain-pemain GPD. PSS bahkan mampu memperbesar keunggulannya pada menit 55 lewat tendangan penalti JJ ‘Deka’ Dos Santos, setelah M Eksan dijatuhkan Siswantoro di kotak penalti. Dan kedudukan 3-1 bertahan sampai wasit Puji Suprayitno meniup peluit panjang.
Pertandingan yang sangat menentukan bagi kedua kesebelasan itu berjalan keras. Wasit Puji Suprayitno Spd dalam pertandingan kali ini harus mengeluarkan 5 kartu kuning masing-masing untuk Kuncoro, Nurkholiq dan Michael (GPD), Kahudi serta Slamet Riyadi (PSS). Bahkan di menit-menit akhir pertandingan, wasit terpaksa mengusir keluar 2 pemain yakni Deka(PSS) dan Rudy Haryantoko(GPD) setelah sebelumnya mendapat dua kartu kuning.
Pertandingan yang disaksikan sekitar 25 ribu penonton tersebut, sempat diwarnai insiden yang berawal dianulirnya gol GPD hasil sundulan Misnadi Amrizal karena dianggap off side. Pemain GPD pun langsung ‘mengerubuti’ asisten wasit Sidik Purwoko yang mengangkat bendera tanda off side.
Kejadian ini memancing sebagian suporter tuan rumah yang turun ke area lapangan. Namun insiden ini tidak berkembang lebih jauh, setelah aparat keamanan turun tangan dan pertandingan pun dilanjutkan kembali setelah sempat terhenti selama lima menit.
Dalam insiden itu, seorang suporter PSS bernama Bangga yang beralamat di Jl Magelang Km 5,5 sobek bibir atasnya dan mengaku akibat dipukul salah satu pemain Persema Michael Baboaken.
Persema Degradasi
Nasib malang bagi Persema Malang, karena meski menang 2-1 atas Persebaya Surabaya, tetap masuk jurang degradasi di Grup A, mengikuti jejak Persebaya dan Persedikab Kediri. Sedangkan Persijatim Solo FC selamat dari jurang degradasi meski mengalami kekalahan 1-2 atas tuan rumah PSM Makassar. Nilai Solo FC sama dengan Persema, 29. Namun tim asuhan Pelatih Iwan Setiawan ini unggul satu dalam selisih gol.
PSIS Semarang dan PKT Bontang juga selamat dari jurang degradasi setelah menang atas lawan-lawannya. Tuan rumah PSIS membungkam Barito Putra Banjarmasin 2-1 dan PKT mengungguli tuan rumah Petrokimia Putra Gresik 2-1.
Kekalahan ini tak mempengaruhi posisi Petro dan Barito yang masing-masing menjadi juara dan runner up Grup A. Baca klasemen selengkapnya di halaman 15.
Dua tim lainnya yang berhak mendampingi Petro dan Barito ke babak delapan besar adalah Persipura Jayapura dan PSM Makassar yang kemarin, masing-masing menang atas Persedikab Kediri 6-1 dan Persijatim Solo FC 2-1.
Sementara persaingan di Grup B yang masing-masing tim masih menyisakan sekali pertandingan, masih ketat untuk merebutkan dua tiket sisa ke delapan besar. Dua tim yang sudah memastikan lolos ke delapan besar, yakni Semen Padang dan Arema Malang.
Sedangkan yang pasti degradasi baru satu tim, yaitu Persikab Bandung. Dua lainnya masih menunggu pertandingan terakhir. Tim yang terancam degradasi ini, PSBL Bandar Lampung, PSDS Deli Serdang dan PSMS Medan.
Hasil pertandingan Grup B: Persikab vs PSMS 0-1, Persikota vs Semen Padang 2-1, PSBL vs Pelita KS 1-0, Persija vs Persib 2-0, PSDS vs Persita 3-2, PSPS vs Arema 5-0.
(sumber www.kr.co.id)
[ by : crew ]


