20 April 2002
YOGYAKARTA - Gol semata wayang Seto Nurdiyantoro memenuhi ambisi tuan rumah PSS Yogyakarta untuk meraih angka penuh setelah dapat mengatasi tamunya, Persema Malang, 1-0 pada lanjutan Kompetisi Liga Indonesia (KLI) VIII Grup A di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, sore kemarin.
Gol tunggal yang dicetak Seto pada menit ke-25 itu disambut gegap gempita 15.000 Slemania. Kemenangan tersebut sekaligus mengatrol posisi PSS untuk keluar dari zona degradasi.
Gol bekas pemain Pelita itu tercipta melalui sundulan meneruskan sepak pojok Jaldecir ''Deca'' dos Santos. Tandukan kakak Fajar Listiantoro tersebut tak mampu diantisipasi kiper Moch Anwar.
Ketinggalan 0-1, anak-anak asuhan Hartoyo bermain keras. Kondisi itu membuat PSS tertekan karena tak mau meladeni permainan tim tamu.
Memasuki babak kedua, tim tuan rumah bermain kurang gereget. Anak-anak asuhan Suharno seperti kebingungan dan sering melakukan kesalahan.
Sebaliknya, serangan Persema yang dimotori penyerang Bamidele Frank Bob Manuel benar-benar menyulitkan barisan belakang PSS. Beruntung lini pertahanan Laskar Sembada bermain lugas sehingga serbuan gencar lawan tak membuahkan hasil.
Wasit Sukarjono (Bandung) mengeluarkan tiga kartu kuning untuk Moch Rofiq dan Benny Hindarto dari Persema serta Slamet Riyadi dari PSS.
Seusai pertandingan General Manager PSS Drs Subardi mengemukakan, kemenangan itu membuka peluang timnya untuk menghindari degradasi. ''Kemenangan tersebut juga menjadi modal penting untuk menghadapi Persebaya Surabaya,'' ungkap Subardi.
[ by : crew ]


