Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

PSS Beri Kesempatan 4 Pelatih Untuk Presentasi

20 October 2005

Manajemen PSS akan memberikan kesempatan kepada pelatih yang melamar untuk menyampaikan presentasi. Presentasi tersebut digunakan oleh managemen untuk mengetahui visi kepelatihan masing-masing pelatih. Adapun empat pelatih yang dijadwalkan melakukan presentasi adalah Mundari Karya, Yudi Suryata, Yusack Sutanto, dan Iwan Setiawan.

Mundari Karya adalah pelatih kelahiran Jakarta 10 Februari 1957 yang pernah menjadi pelatih Petrokimia Putra, Pelita KS dan Barito Putra. Selain itu Pelatih pemegang lisensi A ini juga pernah menangani timnas Pra Olimpiade dan menjadi asisten Timnas Senior. Terakhir mantan pemain Pelita Jaya ini bertindak sebagai asisten pelatih Jorge Walter Gonzales Estevez di tim Pelita KS.

Yudi Suryata merupakan sosok pelatih yang tidak asing bagi PSS. Pelatih Kelahiran Sragen, 25 November 1954 ini pernah menangani PSS pada Liga Indonesia 2003. Saat itu PSS berhasil finish di posisi ke-4. Namun, karena dinilai hubungan dengan pemain kurang harmonis dan kurang tegas, Yudi tidak diperpanjang kontraknya. Selepas dari PSS, Mantan Pemain Niac Mitra ini kurang beruntung sehingga gagal di Persipura dan musim ini dipecat dari Persigo Gorontalo. Sebelumnya, Yudi cukup lama melatih Persijap Jepara senior maupun yunior, Deltras, dan Persipura.

Yusack Sutanto merupakan pelatih yang lama bergabung Persijatim, dan Pelita Jaya. Pada 1987 hingga 1991 ia menukangi Persijatim. Selanjutnya ia bergabung dengan tim Pelita Jaya hingga tim tersebut berganti menjadi Pelita Solo. Namanya sempat menghilang, sebelum ia kembali ke Persijatim pada 2004 lalu, meski setelah setengah musim, Yusack kemudian beralih menangani Deltras Sidoarjo hingga musim ini.

Sementara Iwan Setiawan merupakan pelatih muda kelahiran Aceh 38 tahun yang lalu, dan memegang lisensi A sejak tahun 2000. Mantan pemain Pelita Jaya ini sekarang menjabat sebagai direktur teknik Villa 2000 Football Academy dan pelatih Kepala Timnas U-17. Sebelumnya Iwan lebih dikenal sebagai asisten pelatih di Persijatim, dan sempat menjadi pelatih di klub tersebut. Selain itu Ia menjadi pelatih kepala di beberapa tim seperti Persekaba Badung, Persemai Dumai, PSBL Bandar Lampung dan PSJS Jakarta
Selatan.

[ by : pei ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar

daniel roekito di smg | 19 Oct 2005 21:54:53
iwan setiawan wae lah,,,pelatih kawak ki biasane rada nakal....melu main karo mafia.
phery di minomartani | 20 Oct 2005 04:22:55
yusak sutanto, apik kui.
Rizal Syafi'i di moyudan n sLemaningrat | 20 Oct 2005 07:44:48
Yudi Suryata aQ meNanTimu di sLeman.............................................................................................................. jadikan PSS Q jadi NomeR saTu
armand di sleman | 20 Oct 2005 14:37:46
berjuang dengan pelatih siapa saja dan pemain siapa saja is the same way..... lets to be fight
smeagz di slems | 20 Oct 2005 15:46:07
sing murah wae,.. larang2 yo podho wae,...
pitheng di moyudan | 21 Oct 2005 10:36:36
yusac wae awake lumu sok jeli..........karo ngowo pemain sing apik..lho
nurc4hyo di depok | 21 Oct 2005 10:49:42
ra usah macem-macem BBM larang mas !!! sing penting pelatihe ojo SBY, wakil pelatih ojo JK
ehod di slemaniasarmoeL | 21 Oct 2005 12:38:00
walahwalah.......siapapun pelatihnya nyang penting slemania pendukungnya.....RiGhT???!!!! manut sing penting tenanan tur ra neko2 huheheh...
Ibnu Subianto di Sleman | 22 Oct 2005 09:47:23
Piye mbah mul pilih yang mana? duite cukup nggak kanggo tuku pelatih seng apik.....jangan lupa tuku pemaine seng apik juga yo....karo striker2 asing yang sekarang buang aja, TUMPUL nek defender wes apik.
Yudha di Banglen ngemplak slmn | 22 Oct 2005 15:08:51
nek kanggoku sops pelatihe ora masalah seng penting iso gowo PSS luwih apek seko tahun wingi. Masalahe senajan PSS tim cilek neng semangat juange tinggi dadi pelatih ora masalah wong nek pas maen mung lunggoh ora melu mlayu-mlayu.