Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Slemania Turut Sepakati Perdamaian Suporter Jateng DIY

03 October 2005

Bertempat di aula DPRD kabupaten Kudus, hari Minggu (2/10) lalu telah disepakati perdamaian antarsuporter yang ada di Jateng dan DIY. Kesepakatan damai tersebut diputuskan bersama seusai seluruh perwakilan suporter yang hadir mengikuti acara sarasehan dengan bertema 'Indahnya Suporter Indonesia Tanpa Anarkhisme'.

Kesepakatan damai tersebut diikuti oleh suporter-suporter yang ada di Jateng dan DIY diantaranya yaitu Slemania, Paserbumi Bantul, SNEX Semarang, Pasoepati Solo, Laskar Lawu Karanganyar, Paskhas Sukoharjo, Jetman dan Banaspati dari Jepara, Roban Mania Batang, Macan muria serta Basoka Kudus sebagai tuan rumah.

Kesepakatan damai tersebut merupakan salah satu wujud persamaan visi dalam memajukan olah raga tanah air, khususnya dalam persepakbolaan Indonesia. Selain itu dalam pertemuan tersebut juga disepakati adanya forum silaturahmi suporter Jateng DIY. Diharapkan dengan adanya forum tersebut dapat lebih mempererat persaudaraan dan persatuan suporter Jateng DIY.

[ by : hjr ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar

pasoepati gariz kraz di solo pasti | 04 Oct 2005 13:14:26
kami sih siap menerima, tapi kalo yang dari daerah pantura, apa masih siap menerima????
jakmania_jelambar di jakarta kampung gue | 05 Oct 2005 10:50:36
Met dah buat perdamaiannya,semoga SLEMANIA selalu menjadi pionir perdamaian. miudah2xan berimbas pada suporter JABOTABEK dan JAWA BARAT
mas don di Jakarta Pusat | 06 Oct 2005 08:28:56
Aduh..Slemania kenapa jauh-jauh bikin kesepakatan perdamaian. Yang dekat-dekat saja masih belum selesai. Kita semua tahu bila ada permusuhan terselubung antara Slemania dan Brajamusti. Selesein dulu tuh dengan saudara tua. Kita juga masih banyak melihat, tulisan-tulisan dipelbagai sudut kota Jogja, yg isinya saling menghujat antara Slemania dan Brajamusti. Podo sak kota mbok yo sing rukun.