13 October 2006
Hal tersebut terungkap Kamis (12/10) malam saat acara buka bersama dan perkenalan antara pelatih, pemain, jajaran manajemen serta Slemania yang bertempat di mess PSS yang baru yakni komplek Puri Gejayan Indah H-17 dan H-26. Dalam kesempatan tersebut dimanfaatkan pula oleh pemain asing asal Argentina yang telah berada di Sleman, Batala dan Aguilar, untuk berkenalan dengan pemain -pemain lokal.
Horacio A Montes, yang selalu didampingi oleh Fredy sebagai penerjemah menyatakan kebanggaanya berada di Sleman untuk mengarsiteki PSS. Secara pribadi ia bertekad untuk membawa perubahan pada PSS agar menjadi tim terbaik di Indonesia. Namun untuk itu ia butuh tim yang benar-benar solid dan juga dibutuhkan kerja keras semua pihak. Baginya untuk membentuk sebuah tim yang solid harus benar-benar menerapkan disiplin dan usaha yang keras dari pemain-pemain dan juga dari berbagai pihak yang berkaitan dengan tim.
Hal senada juga disampaikan oleh Batala dan Aguilar. Keduanya menyatakan bahwa mereka datang jauh dari Argentina untuk memenuhi harapan pendukung PSS serta bertekad menjadikan PSS menjadi tim yang lebih tinggi prestasinya dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun tentunya hal tersebut tak mudah untuk dilakukan. Oleh karena itu seluruh pemain yang ada harus berusaha sekuat tenaga dan juga satu tujuan, baik itu di dalam maupun di luar lapangan, demikian tambahnya.
Sementara itu Hendricus Mulyono dalam sambutannya menyatakan keberanian merupakan salah satu hal yang harus dilakukan oleh PSS untuk menyambut kompetisi tahun 2007 mendatang. Mbah Mul menekankan kepada para pemain bahwa yang terpenting adalah kerjasama yang erat antarpemain. Ia juga menyatakan bahwa untuk menjaga kedisiplinan seluruh pemain lokal diharuskan untuk tinggal di mess PSS. Menyinggung tentang target yang akan dicapai pada kompetisi mendatang ia menyatakan PSS minimal bisa berlaga di Liga Super pada kompetisi berikutnya. Tak menutup kemungkinan juga jika pada kompetisi 2007 mendatang PSS menargetkan menjadi juara, karena PSS kini telah memiliki stadion yang memiliki standar internasional.
Ditambahkan oleh Mbah Mul bahwa untuk menangani kompetisi mendatang Horacio juga akan didampingi oleh empat asisten pelatih. Keempatnya yakni Lafran Pribadi dan Yoce Oroh yang juga merupakan asisten lama pelatih PSS dan juga Darius (PS Gudang Garam Temanggung) serta Prastowo (Berbah Putra). Mbah Mul juga berharap agar keempat asisten pelatih ini dapat lebih secara intensif berkoordinasi dengan pelatih utama.
Slemania sendiri, melalui ketuanya R Supri Yoko menyatakan siap untuk terus memberikan dukungan penuh kepada PSS sampai kapanpun. Ia berharap agar PSS nanti dalam kompetisi tahun depan bisa berprestasi semaksimal mungkin dan juga dapat bersaing dalam Liga Super mendatang.
Dalam kesempatan yang sama, Joko Handoyo sebagai general manager mengungkapkan juga bahwa saat ini PSS masih membutuhkan 6 pemain lagi untuk memperkuat PSS. Jumlah tersebut masih dibutuhkan agar total pemain PSS menjadi 24 pemain. Dari semua pemain yang ada ia berharap agar seluruhnya dapat melaksanakan tugas dengan baik. Profesionalitas dan juga kemauan serta kemampuan harus dipadukan seluruhnya agar dapat membentuk sebuah tim yang solid, imbuhnya.
PSS menurut jadwal yang telah ditetapkan akan mulai latihan secara resmi pada Jumat (13/10) sore ini di stadion baru Maguwoharjo. Pada tiga latihan perdana yakni Jumat(13/10), Sabtu (14/10) dan Senin (16/10) PSS akan menjalaninya di stadion baru Maguwoharjo dan selanjutnya PSS berturut-turut akan berlatih di empat lapangan yang berbeda. Keempatnya yakni lapangan Sidomulyo Godean (17/10), lapangan Berbah (18/10), lapangan Tridadi (19/10) dan lapangan Pakem (20/10). Menurut manajemen, hal tersebut dilakukan untuk mempromosikan PSS ke segala penjuru Sleman dan juga sebagai wujud untuk lebih mendekatkan para pemain PSS pada seluruh masyarakat Sleman.
[ by : hjR ]


