03 April 2002
Pemain termahal PSS Seto Nurdiyantoro berhasil membobol kebuntuan lini depan PSS. Dia menciptakan gol semata wayang ke gawang Persipura sehingga PSS meraih poin penuh di kandang dengan menundukkan Persipura 1-0 (0-0). Dalam lanjutan LIBM VIII Grup A ini wasit Puji Supriyanto mengeluarkan 2 kartu kuning masing-masing untuk Zaenuri dan Andy Kopouw.
Pertandingan PSS-Persipura berlangsung dalam tempo tinggi. Melalui playmaker baru Deka Dos Santos PSS tampil menggebrak. Bola dari kaki ke kaki berhasil dibangun dan mengancam gawang Persipura yang dikawal oleh Fison Merauje. Pada menit 15 PSS sudah berhasil membuat peluang emas, sayang sundulan Fajar hasil umpan Slamet masih melebar.
Tidak cukup di situ tendangan volley Seto Nurdiyantoro masih bisa ditip oleh Fison Merauje yang tampil cantik. Dan sampai babak I berakhir kedudukan tetap 0-0.
Memasuki babak II pada menit ke-11 PSS memasukkan M. Eksan dan menarik Fajar yang sudah kedodoran fisiknya. Baru 6 menit bermain, Eksan berhasil membuat assist yang diselesaikan dengan baik oleh Seto Nurdiyantoro. Seto berhasil menjawab mandulnya lini depan PSS dalam 4 pertandingan terakhir dengan gol semata wayangnya.
Kerjasama berawal dari lemparan ke dalam Muh. Ansori kepada Deka. Kemudian Deka memberikan umpan terobosan kepada M. Eksan. Eksan yang berhasil menguasai bola di garis gawang Persipura langsung memberikan umpan crossing ke depan gawang. Slamet yang berada di depan gawang membiarkan bola tersebut lewat dan Seto yang ada di belakangnya langsung merobek jala Persipura.
Suharno sendiri tampak belum puas dengan hasil yang diraih anak-anak asuhannya. "Hasil memang memenuhi target, tetapi permainan belum memuaskan," kata Suharno seusai pertandingan. "Seharusnya PSS bisa menang lebih dari 1 gol, lini depan masih kurang tenang dalam menghadapi peluang," tambahnya.
Sementara Salahuddin yang sejak menit 40 babak I harus digotong keluar mengalami cedera. Posisi sayap kiri langsung diisi oleh Dwi Prasetyo yang penampilannya juga tidak terlalu bagus. "Salahuddin menderita cedera, tetapi tentang serius atau tidak belum diketahui," imbuh Suharno.
Sementara Rudy Keltjes memilih diam ketika ditanya oleh wartawan. "No comment," katanya. Tampaknya dia kecewa terhadap kepemimpinan wasit yang kadang merugikan tim Mutiara Hitam.
Data Pertandingan:
Grup A
Hari Tanggal: rabu, 3 April 2002
Pukul: 15.30 BBWI
Tempat MAndala Krida
Cuaca: cerah
Penonton: 15.000
Wasit: Puji Supriyanto
Ast. Wasit I: Nurhasan
Ast. Wasit II: Apriansah
Cadangan: M. Sholeh
Pengawas Pertandingan: Syahrir MS
PSS 1-0 Persipura
Gol: Seto NUrdiyantoro (62')
Kartu kuning: Zaenuri (PSS), Andi Kapouw (Persipura)
PSS (putih, hijau, putih):
Didik Tri Yulianto (kiper), M. Ansori, Slahuddin (40' Dwi Prasetyo), Fabiano, Sutaji, Zaenuri, Kahudi Wahyu Widodo, Slamet Riyadi, Fajar Listiyantoro (56' Muh. Eksan), Deka Dos Santos (89' Nova Arianto), Seto Nurdiyantoro (captain)
Persipura (merah, hitam merah):
Fison MErauje (kiper), Ronny Wabia, Eduard Isir, John Scarlet, Victor POlanda, Herman Buntini (89' Revor Duaramury), Sonny Papara, Ridwan Bauw (66' Feery Youwe), Eduard Ivak Dalam (captain), Andy Kapauw, Nixon Nuboba (49' Epa Maniani.).
[ by : yhewhe ]


