30 August 2005
Panpel PSS memutuskan untuk tidak menerima suporter tamu dalam laga terakhir PSS menghadapi PSIS Semarang yang akan dimainkan pada Minggu, 4 September mendatang di Stadion Tridadi.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Slemania terpilih R.Supriyoko saat rapat konsultasi dengan pengurus korwil, dan formatur tentang susunan pengurus bayangan di rumah Manager PSS, H. Mulyono (30/8). Sebelumnya, pengurus Slemania telah mendapat kontak melalui telpon dan surat dari pengurus Suporter PSIS, baik Panser Biru maupun Snek.
Kontak tersebut berisi keinginan pihak Panser Biru maupun Snek untuk mengirimkan anggotanya ke Stadion Tridadi mendukung PSIS Semarang. Pengurus Slemania segera menyampaikan keinginan tersebut kepada Panpel PSS yang berwenang mengatur segala hal yang berhubungan dengan pertandingan PSS.
Rapat panpel PSS yang digelar Senin (29/8) akhirnya memutuskan tidak menerima suporter tamu pada pertandingan terakhir. Selain alasan keamanan, panpel juga melihat kapasitas stadion Tridadi ditakutkan tidak cukup menampung penonton mengingat animo Slemania dan masyarakat yang tinggi untuk menonton pertandingan terakhir PSS.
Rapat yang dipimpin ketua panpel, Sudaryo itu dihadiri Wakil Ketua Umum PSS H Sukidi Cakra Suwignya, serta wakil dari semua seksi. Menurut Sudaryo, Panpel sebetulnya tidak menolak suporter PSIS yang tergabung dalam Panser Biru dan SNEK, namun karena keterbatasan stadion, terpaksa Panpel tidak menerima mereka, kecuali untuk pengurus masih bisa diterima.
Ketua Umum Slemania Supriyoko menyatakan, dengan keputusan Panpel tersebut maka Slemania akan segera memberikan kabar kepada Panser Biru maupun Snek. “Kami sudah minta surat dari Panpel untuk diberikan pada dua kelompok suporter itu,” katanya.
[ by : pei ]


