Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

Manajemen PSS Laporkan Wasit

23 August 2005

Merasa dikerjai wasit secara terang-terangan, PSS Sleman melapor PSSI, yang pengaduannya dikirim Senin (22/8) ini. Langkah ini ditempuh PSS, karena kepemimpinan wasit dan dua asistennya sudah sangat keterlaluan dalam membela tuan rumah Deltras Sidoarjo, sehingga PSS kalah 0-1 dalam Kompetisi Liga Djarum 2005 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (20/8).

Menurut Manajer PSS Hendricus Mulyono, selama ini PSS tak pernah protes terhadap perlakuan wasit. Tapi kali ini terpaksa melaporkan wasit dan pembantunya, yaitu Taufik (Bali), Saifulatif (Semarang), dan Rudyansyah (Jakarta). Pasalnya, mereka sangat keterlaluan dalam membela tuan rumah untuk memenangi pertandingan.

Selama pertandingan, PSS tak dapat mengembangkan permainan, karena perlakuan wasit tersebut. Puncaknya pada menit ke-65, ketika Denilson melakukan tembakan keras dan masuk, namun dianulir karena Denilson dianggap off side. Padahal saat Denilson menerima umpan dari Musafri, satu pemain Deltras masih di belakang. Tapi ketika diprotes, wasit tetap mengatakan Denilson berada dalam posisi off side. M Eksan pada menit ke-70 yang mendapat bola umpan dari rusuk kiri yang ditempati Musafri, juga dinyatakan off side, meski libero Deltras masih berada di belakangnya. Kejadian seperti ini berlangsung sepanjang pertandingan.

Sementara itu, pemain PSS Sleman diliburkan 4 hari setelah melawan Deltras Sidoarjo, dan akan memulai latihan lagi Kamis (25/8) di Stadion Tridadi Sleman. Latihan tersebut untuk menghadapi pertandingan terakhir kompetisi Ligina XI Wilayah Barat dan babak 16 besar Piala Indonesia.

PSS segera mengakhiri kompetisi di Ligina XI dengan menjamu PSIS, 4 September. Pertandingan ini diundur dari rencana semula, 28 Agustus dan serentak digelar di 10 kota, dengan harapan tak ada permainan yang diatur untuk saling menghindari ancaman degradasi. Dalam pertandingan itu PSS harus dapat mengakhiri kompetisi dengan kemenangan, karena selain agar tetap berada di papan tengah di klasemen akhir, juga dapat memberi kepuasan pada pecinta PSS setelah dua kali tandang menderita kekalahan.

[ by : dari kr.co.id ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar