Web Komunitas Suporter Slemania | Kamilah Jiwa - Jiwa yang Tidak Terkalahkan

Supported by: LigaIndonesia.com | Bukan Berita Bola Biasa

VOTING

sembari menunggu siapa pelatih yang akan menukangi PSS musim ini. Mari voting siapa pilihan anda ?








Home » News

PSS Harapkan Bagong Bisa Dimainkan

19 August 2005

PSS Sleman berharap M ‘Bagong’ Ansori lekas sembuh sehingga bisa dimainkan saat menghadapi Deltras Sidoarjo, dalam lanjutan Kompetisi Liga Djarum 2005 di Stadion Gelora Delta, Sabtu (20/8) besok.

Menurut Asisten Pelatih PSS Drs Haryadi, semua pemainnya dalam kondisi bagus, kecuali Bagong yang belum pulih dari cedera saat lawan Persekabpas. ”M Ansori belum sembuh benar, sehingga masih kita tunggu sampai Sabtu (20/8) pagi. Bila ia dapat pulih tentu kita turunkan, namun kalau belum siap akan diganti pemain lain,” kata Haryadi.

Pada Jumat (19/8) pagi ini, PSS mencoba Stadion Gelora Delta, sedang Kamis (18/8) kemarin latihan di lapangan luar yang kondisinya juga lumayan. Menghadapi Deltras, PSS akan berjuang keras merebut poin. ”Kita akan menurunkan tim terbaik dan berusaha main baik dan menang. Tapi saya juga berharap wasit atau asisten wasit bisa netral dalam memimpin pertandingan,” harap Haryadi.

Tentang pelatih utama Daniel Roekito, manajer PSS Hendricus Moelyono menyatakan, saat ini kondisinya sudah bagus dan segera pulang dari RS Panti Rapih. Jika memungkinkan, Daniel segera menyusul ke Sidoarjo. ”Tapi kita masih menunggu nasihat dokter. Bila Daniel belum boleh mendampingi Tim PSS, juga tak masalah karena sudah ada asisten pelatih,” jelas Hendricus.

Sementara itu partai pamungkas PSS lawan PSIS Semarang di Stadion Tridadi Sleman yang sebelumnya dijadwalkan Minggu (28/8), ternyata diundur jadi 4 September. Menurut Hendricus, pertandingan penutup Kompetisi Liga Djarum 2005 sengaja digelar serentak di 10 kota, agar tak terjadi permainan ‘gajah’ untuk saling menyelamatkan posisi dari ancaman degradasi atau untuk masuk babak 8 besar.

Perubahan jadwal itu telah diterima pihak PSS, tertanggal 15 Agustus 2005. Dengan pengunduran jadwal itu bagi PSS menguntungkan, karena dapat melakukan recovery lebih lama.

Selain itu pertandingan pamungkas di Stadion Tridadi lawan PSIS dipastikan bakal banyak mengundang penonton, sehingga Panpel juga lebih siap melaksanakan pertandingan terakhir tersebut.

[ by : dari www.kr.co.id ]

<< back to index

Komentar

tambah komentar

Jose Zhogol di Sleman | 21 Aug 2005 20:26:24
gong....lek mari.... ben iso bantai psis. maen keridhewe bantai wae panser biru. rasah dimesakke